Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penetrasi Asuransi Syariah Belum 1 Persen, Prudential Syariah Perluas Jangkauan

Kompas.com, 28 Februari 2026, 22:00 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia menunjukkan tren meningkat, namun penetrasi asuransi syariah masih tergolong rendah.

Di tengah kondisi tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mencatatkan pertumbuhan kontribusi sekaligus memperluas akses proteksi berbasis syariah melalui inovasi produk dan distribusi.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2025 mencatat literasi keuangan syariah meningkat dari 39,11 persen pada 2024 menjadi 43,42 persen pada 2025.

Baca juga: Prudential Luncurkan PRUMapan: Dana Mapan untuk Generasi Muda

Ilustrasi asuransi.SHUTTERSTOCK/JIRSAK Ilustrasi asuransi.

Sementara itu, inklusi keuangan syariah naik tipis dari 12,88 persen menjadi 13,41 persen. Adapun penetrasi asuransi syariah disebutkan belum mencapai 1 persen.

Kondisi tersebut mempertegas tantangan perluasan akses proteksi berbasis syariah agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah menyatakan, fokus perseroan adalah terus menghadirkan solusi proteksi yang benar-benar relevan untuk berbagai segmen, memperluas akses proteksi melalui kanal distribusi, dan memastikan setiap solusi yang kami hadirkan benar-benar berangkat dari kebutuhan peserta, bukan sekadar tren.

"Jadi, bukan sekadar menghadirkan produk baru, tapi menghadirkan proteksi yang tepat sasaran, inklusif, dan terjangkau,” ujar Vivin dalam siaran pers, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Literasi Keuangan Syariah dan UMKM Jadi Fokus Prudential Syariah Saat Ramadan

Inovasi produk dan perluasan kanal distribusi

Prudential Syariah menghadirkan sejumlah produk yang dirancang sesuai kebutuhan peserta. Di antaranya, solusi proteksi asuransi jiwa untuk mempersiapkan peninggalan melalui PRUHeritage Syariah Essential Plan dan PRUHeritage Syariah USD.

Ilustrasi asuransi jiwa.SHUTTERSTOCK/9DREAM STUDIO Ilustrasi asuransi jiwa.

Selain itu, perusahaan juga menawarkan PRUCritical Amanah sebagai solusi proteksi jiwa terhadap risiko penyakit kritis, serta PRUSafar Plan yang dirancang untuk melindungi setiap langkah dalam persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji.

Di lini proteksi kesehatan, Prudential Syariah menghadirkan PRUWell Medical Syariah yang menerapkan konsep penetapan harga adil (fair pricing) dan PRUSehat Syariah yang menyasar generasi muda.

Dari sisi distribusi, perusahaan didukung lebih dari 80.000 mitra bisnis agensi atau tenaga pemasar di seluruh Indonesia yang dibekali pendekatan Sharia Way of Selling.

Baca juga: Prudential Syariah Rilis Asuransi Jiwa Dollar AS, Booster Proteksi hingga 50 Persen

Perusahaan juga memperluas kanal bancassurance dengan bermitra bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan menjangkau lebih dari 22 juta nasabah BSI .

Upaya peningkatan literasi juga dilakukan melalui Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai kanal informasi ekonomi syariah. Selain itu, perusahaan aktif menggunakan media sosial dan telah menjangkau sekitar 3 juta jangkauan digital.

Kolaborasi dengan komunitas, universitas, serta organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Al-Azhar, dan Muhammadiyah disebutkan telah menghadirkan program literasi dan sosial yang memberi manfaat bagi sekitar 300.000 masyarakat.

Kinerja kuartal III 2025

Sejalan dengan inovasi dan perluasan akses tersebut, Prudential Syariah mencatatkan tren kinerja positif hingga kuartal III 2025 (year-to-date).

Baca juga: Prudential Syariah Lanjutkan Bantuan Pemulihan Korban Banjir di Aceh

Halaman:


Terkini Lainnya
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau