Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Operator NYSE Investasi di Bursa Kripto OKX, Valuasi Rp 423 Triliun

Kompas.com, 6 Maret 2026, 15:46 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Intercontinental Exchange (ICE), operator bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), melakukan investasi strategis di bursa kripto global OKX.

Investasi ini menandai langkah baru integrasi antara infrastruktur keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

OKX, bursa kripto dan perusahaan teknologi Web3, mengumumkan ICE melakukan investasi strategis pada perusahaan tersebut dengan valuasi sebesar 25 miliar dollar AS atau sekitar Rp 423,25 triliun (asumsi kurs Rp 16.930 per dollar AS).

Baca juga: Platform Kripto OKX Kantongi ISO 27001:2022 untuk Keamanan Informasi

Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, ICE juga akan menempati kursi di Dewan Direksi OKX.

OKX saat ini melayani lebih dari 120 juta pengguna di lebih dari 100 negara di seluruh dunia melalui berbagai layanan, termasuk perdagangan spot dan derivatif, dompet Web3, serta berbagai perangkat keuangan untuk investor ritel maupun institusional.

Investasi ini disebut sebagai salah satu langkah penting yang mencerminkan meningkatnya perhatian lembaga keuangan besar terhadap pasar aset digital.

Kemitraan antara OKX dan ICE juga dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan kepercayaan, transparansi, dan akses pengguna terhadap produk keuangan global.

Baca juga: Platform Kripto OKX Catat Aset Pengguna Tembus 28 Miliar Dollar AS

Integrasi keuangan tradisional dan blockchain

Kemitraan antara OKX dan ICE merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk mengintegrasikan infrastruktur pasar modal tradisional dengan teknologi blockchain yang lebih cepat dan terbuka. Kerja sama tersebut mencakup empat pilar utama.

Pertama, akses terhadap saham Amerika Serikat (AS) yang ditokenisasi di platform OKX.

Ilustrasi pasar saham.PIXABAY/PETE LINFORTH Ilustrasi pasar saham.

Dalam rencana ini, pengguna OKX akan dapat memperdagangkan saham yang ditokenisasi dan derivatif yang terdaftar di NYSE. Peluncuran produk tersebut direncanakan pada semester II 2026.

Kedua, ICE akan melisensikan harga spot mata uang kripto dari OKX untuk mendukung pengembangan produk futures kripto baru di infrastrukturnya.

Baca juga: Bursa Kripto OKX Masuk Pasar AS

Ketiga, kedua perusahaan akan bekerja sama dalam pengembangan solusi kliring dan manajemen risiko dengan standar institusional.

Keempat, kolaborasi juga akan dilakukan dalam pembangunan infrastruktur kustodi multi-chain dan pengembangan sistem dompet digital generasi berikutnya.

Platform sekuritas bertokenisasi NYSE

Seiring dengan investasi tersebut, NYSE juga mengumumkan rencana pengembangan Platform Sekuritas Bertokenisasi. Inisiatif ini dirancang untuk membawa saham-saham AS yang tercatat di bursa serta exchange-traded fund (ETF) ke dalam ekosistem blockchain.

Platform tersebut dirancang dengan sejumlah fitur yang berpotensi mengubah cara investor mengakses pasar saham. Salah satunya adalah perdagangan selama 24 jam dalam tujuh hari.

Baca juga: OJK Siapkan Aturan Influencer Kripto, Industri Sambut Positif

Halaman:


Terkini Lainnya
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau