JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan, 990.506 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-10 hingga H-5 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 atau pada periode Rabu-Senin (11-16 Maret 2026).
“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak),” kata Rivan dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).
Dia mengatakan, total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 13,6 persen jika dibandingkan dengan lalin normal (871.629 kendaraan).
Baca juga: Pertamina Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman Selama Lebaran, Masyarakat Diimbau Tak Panic Buying
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 479.899 kendaraan (48,5 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 303.113 kendaraan (30,6 persen) menuju arah Barat (Merak), dan 207.494 kendaraan (20,9 persen) menuju arah Selatan (Puncak).
Adapun arus lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek terus menunjukkan peningkatan menjelang Lebaran 2026, dengan lonjakan signifikan terjadi di sejumlah arah utama.
Untuk arah timur, yaitu menuju Trans Jawa dan Bandung, volume kendaraan mengalami peningkatan cukup tinggi.
Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta–Cikampek, tercatat sebanyak 290.799 kendaraan melintas menuju Trans Jawa, atau naik 69,0 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama di ruas Tol Cipularang tercatat sebanyak 189.100 unit, sedikit lebih rendah 2,0 persen dari lalu lintas normal.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menuju Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 479.899 unit, atau meningkat 31,5 persen dibandingkan kondisi normal.
Di arah barat, arus kendaraan menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa di ruas Tol Tangerang–Merak tercatat sebanyak 303.113 kendaraan, atau meningkat 4,5 persen dari kondisi normal.
Sementara itu, untuk arah selatan menuju kawasan Puncak, jumlah kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Ciawi di ruas Tol Jagorawi tercatat sebanyak 207.494 unit, atau turun 4,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Rivan menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan ini semakin terlihat pada H-5 Lebaran.
Pada H-5 Lebaran atau Senin, 16 Maret 2026, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 178.164 kendaraan, meningkat 36,4 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 130.641 kendaraan.
“Pergerakan masyarakat yang meninggalkan wilayah Jabotabek terus mengalami peningkatan menjelang libur Hari Raya Idulfitri,” ungkap Rivan.
Jasa Marga memproyeksikan volume lalu lintas di empat gerbang tol (GT) utama saat puncak arus yang diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, mencapai sebanyak 259.000 kendaraan atau meningkat 90,5 persen dibandingkan lalu lintas normal.