Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) atau BBCA akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 336 per saham. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Maret 2026.
Total dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 55 per saham yang telah dibayarkan pada 22 Desember 2025. Dengan demikian, sisa dividen tunai BBCA yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp 281 per saham.
Manajemen perseroan menyampaikan, sisa dividen tersebut akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal pencatatan (record date).
Baca juga: Jadwal Operasional BCA Saat Libur Lebaran 2026, Simak Tanggal Bukanya
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, berikut jadwal pembagian dividen BBCA:
Artinya, investor yang ingin mendapatkan dividen harus memiliki saham BBCA paling lambat hingga akhir perdagangan 27 Maret 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi.
Ilustrasi dividen. Dengan asumsi harga saham BBCA di level Rp 6.775 per saham pada 17 Maret 2026, potensi yield dividen dari sisa pembayaran Rp 281 per saham berada di kisaran 4,15 persen.
Sepanjang tahun berjalan, harga saham BBCA tercatat melemah sekitar 16,10 persen. Pada akhir 2025, saham bank swasta terbesar ini masih berada di level Rp 8.075 per saham.
Dari sisi kinerja, total dividen yang dibagikan setara dengan sekitar 72 persen dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp 57,5 triliun. Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 67,4 persen.
Selain dividen final, perseroan juga berencana membagikan dividen interim lebih sering mulai tahun buku 2026.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyebutkan, dividen interim direncanakan dibagikan hingga tiga kali dalam setahun atau setiap kuartal, dengan persetujuan Dewan Komisaris.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan arus kas bagi pemegang saham, terutama investor ritel, sekaligus memberikan nilai tambah bagi investor yang konsisten memegang saham perseroan.
"Kami mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan dari segenap pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang