Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjualan Tiket Lebaran KAI Tembus 3,69 Juta, 82,2 Persen dari Ketersediaan Kursi

Kompas.com, 20 Maret 2026, 15:58 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

Hingga 20 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 3.699.687 tiket atau 82,2 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan capaian tersebut, masih tersedia 799.009 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca juga: Diskon Tiket 30 Persen PT KAI Gambir-Solo Balapan Masih Berlaku, Begini Cara Pesannya

Tiket kereta api untuk keberangkatan H-3 Lebaran 2026 pada 18 Maret 2026 masih tersedia.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 1 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, tiket kereta api H-3 Lebaran telah terjual sebanyak 42.413 tiket dari total 120.409 tiket yang disediakan KAI.DOK. PT KAI Tiket kereta api untuk keberangkatan H-3 Lebaran 2026 pada 18 Maret 2026 masih tersedia. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 1 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, tiket kereta api H-3 Lebaran telah terjual sebanyak 42.413 tiket dari total 120.409 tiket yang disediakan KAI.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan penjualan ini menunjukkan masyarakat semakin memilih kereta api untuk mudik Lebaran.

“Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus menguat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang meningkat secara bertahap, khususnya pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Jumat (20/3/2026).

Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.292.121 tiket atau 92,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan.

Artinya, masih tersedia 279.639 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik.

Baca juga: KAI Beri Diskon 30 Persen Tiket KA Tambahan Gambir-Solo PP, Ini Jadwal dan Cara Belinya

Sementara itu, pada layanan Kereta Api Lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket tercatat 407.566 tiket atau 44,0 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia.

Dengan demikian, masih terdapat 519.370 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan.

Penjualan tiket KA Lokal umumnya akan terus bergerak mendekati tanggal keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7.

Stasiun Malang Kota Baru, jelang libur panjang mudik Lebaran Idul Fitri pada Maret 2026. KOMPAS.com/ PUTU AYU PRATAMA SUGIYO Stasiun Malang Kota Baru, jelang libur panjang mudik Lebaran Idul Fitri pada Maret 2026.

Selama sembilan hari pertama masa Angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 19 Maret 2026, layanan Kereta Api Jarak Jauh telah melayani 1.527.549 pelanggan di berbagai relasi di Pulau Jawa dan Sumatra.

Baca juga: KAI Bangun 2.200 Unit Apartemen di Stasiun Manggarai, Harga Mulai Rp 500 Juta

Adapun volume pelanggan dan okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh pada 11 sampai 19 Maret 2026 adalah sebagai berikut.

  • 11 Maret 2026: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7 persen)
  • 12 Maret 2026: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2 persen)
  • 13 Maret 2026: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4 persen)
  • 14 Maret 2026: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7 persen)
  • 15 Maret 2026: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6 persen)
  • 16 Maret 2026: 173.753 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3 persen)
  • 17 Maret 2026: 191.413 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (117,1 persen)
  • 18 Maret 2026: 205.842 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (125,9 persen)
  • 19 Maret 2026: 196.314 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (120,1 persen)

 Untuk 20 Maret 2026, pergerakan pelanggan diperkirakan tetap tinggi.

Hingga pagi hari, Anne menyatakan, sedikitnya 196.314 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh telah dijadwalkan bepergian, dengan tingkat okupansi sementara mencapai 120,1 persen.

Baca juga: KAI Siagakan Ratusan Petugas LRT Jabodebek Selama Mudik Lebaran

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.

Halaman:


Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau