KOMPAS.com - Menjalani perkuliahan saja sudah memakan waktu. Terutama kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), seringkali banyak agenda yang cukup menyita waktu.
Apalagi kalau memutuskan sambil bekerja. Dua peran yang dijalankan sekaligus oleh Ryaas Amin. Sehari-hari ia adalah mahasiswa dari Fakultas Psikologi UGM yang menjalani kuliah.
Tetapi ia juga kuliah sambil bekerja sebagai pengantar makanan dan ojek online (ojol).
Dedikasinya terhadap pendidikan yang dibarengi oleh semangat dalam memenuhi kebutuhan hidup, membuat Ryaas Amin menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi segala situasi.
Baca juga: Profil Friderica Kepala OJK Baru, Mantan Artis Lulusan UGM dan Kampus Amrik
Ia harus bekerja sebagai ojol untuk memenuhi kebutuhan pribadi dengan usaha sendiri, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada orangtua.
Ia memulai usahanya pertama kali dengan mencoba menjadi pengemudi ojek daring. Seiring dengan berjalannya waktu, dia kemudian mencoba layanan pesan-antar makanan.
Awalnya, ia memakai motor dari sang kakak sebagai kendaraan untuk membantunya menghantar dan menjemput pesanan.
Untuk sekarang, ia memakai kendaraan dari pamannya sebagai kendaraan utama dalam menjalani pekerjaannya.
Berkat kerja keras dan usahanya, ia berhasil membayar biaya pendidikannya secara mandiri. Dalam menjalani perkuliahannya, ia selalu berusaha untuk membagi waktu, supaya tidak ada yang terlewat dan tertinggal.
“Sebenarnya kalau manajemen waktu, aku biasanya mulai merencanakannya pas memilih mata kuliah atau saat masa KRS. Jadi, saat memilih mata kuliah, aku juga harus mempertimbangkan jumlah SKS sebagai patokan waktu antara waktu kuliah dan bekerja,” ungkapnya, dilansir dari laman UGM, Minggu (1/2/2026).
Keputusan tersebut yang bukan lah hal yang mudah untuk dilakukan. Ia mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan untuk menekuni pekerjaan yang berfokus pada pelayanan online pesan-antar makanan.
"Kalau pekerjaannya tuh sebenernya relatif mudah, karena fleksibel dan bisa dilakukan di mana aja. Kalau ditekuni tuh penghasilannya juga tidak mengecewakan, kok,” ungkapnya.
Baca juga: Syarat dan Jadwal Beasiswa S1 UMS 2026, Bisa Pilih Jurusan Kedokteran
Universitas Gadjah Mada. 10 universitas dengan jurusan terbaik di Indonesia versi THE 2026.Menurutnya, sebuah impian dan keinginan merupakan hal yang harus diperjuangkan. Ia selalu berusaha untuk mewujudkan impiannya dengan usaha dan kerja keras.
Hal tersebut menjadi motivasi utamanya dalam menjalani kuliah sembari menekuni pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online.
Ia menyebutkan pengahasilannya rata-rata Rp 3 juta per bulan. Tentu pendapatannya bisa di atas UMK Yogya yang cuma Rp 2,8 juta. Meski untuk mencapai angka segitu tentu harus dibarengi kerja keras.