Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daya Tampung FK Unnes 2026 Hanya 50 Kursi, Beri Tips Lolos SNBT dan Jalur Mandiri 2026

Kompas.com, 20 Maret 2026, 09:46 WIB
Melvina Tionardus,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sejak 2023 lalu Universitas Negeri Semarang (Unnes) resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK).

Unnes mengumumkan daya tampung jenjang S1 Program Studi Kedokteran Umum tahun akademik 2026/2027 hanya 50 kursi.

"Pada penerimaan tahun ini, Program Studi S1 Kedokteran menyediakan total kuota sebanyak 50 kursi," tutur Unnes melalui situs resminya, dikutip pada Jumat (20/3/2026).

Total kuota tersebut tersebar melalui tiga jalur penerimaan.

Sebanyak 10 kursi untuk pendaftar yang lolos melalui SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), 15 kursi untuk SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan 25 kursi jalur Seleksi Mandiri.

Baca juga: Daya Tampung UTBK SNBT 2026 di ITS, Total 2.465 Kursi

Tips lolos Unnes jalur UTBK SNBT 2026 dan jalur mandiri 2026

Unnes juga membagikan tips memperbesar peluang lolos prodi Kedokteran lewat jalur SNBT atau jalur mandiri 2026. Sebab, proses seleksi SNBP telah berakhir

1. Fokus pemahaman, bukan hafalan

Tes UTBK SNBT untuk Prodi Kedokteran menuntut penalaran kuantitatif dan literasi sains yang tajam. Sebelum tes, coba perbanyak simulasi soal yang melatih logika berpikir.

2. Targetkan skor UTBK aman

Buat target skor rata-ratamu dan usahakan berada di atas angka aman. Biasanya skor untuk perguruan tinggi negeri favorit di atas 700.

3. Persiapkan diri untuk seleksi mandiri

Jalur mandiri memberikan peluang terbesar sebagaimana terlihat dari jumlah kuota. Pastikan tidak terlewat jadwal Seleksi Mandiri.

Bisa juga untuk pelajari tipe soal khas ujian mandiri dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Kuota Mahasiswa Baru 2026 UPN Veteran Yogyakarta Berubah, Cek Daya Tampung Terbaru

Ilustrasi siswa.canva.com Ilustrasi siswa.

Prodi alternatif di FK Unnes

Selain Prodi Kedokteran yang lulusannya dapat meniti karier sebagai dokter, Unnes juga memiliki sejumlah prodi alternatif di bawah naungan FK.

1. Prodi Farmasi

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau