Penulis
KOMPAS.com - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial HS, warga RW 01 Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, hampir membakar rumah keluarganya pada Kamis (26/3/2026).
HS mengamuk dan hendak membakar rumah keluarganya sendiri karena penyakit yang dideritanya kambuh.
Bahkan saat itu, pelaku sudah mengambil korek api untuk memantik kebakaran di rumah orangtuanya.
Beruntung, petugas keamanan Bhabinkamtibmas setempat berhasil meredam amarah pelaku.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kerten, Polsek Laweyan, Polresta Surakarta, Aiptu Galuh Sudarmono, membenarkan kejadian tersebut.
Baca juga: 4 Fakta Penemuan Jasad Pria di Dekat Rel Purwosari Solo, Pensiunan PNS yang Depresi
Menurut Galuh, pihaknya mendapat laporan dari tetangga pelaku ketika HS mengamuk.
Mendengar laporan itu, Galuh yang memang sudah sering menangani HS pun langsung bergegas ke lokasi kejadian.
Sesampainya di lokasi, HS yang melihat kedatangan Galuh langsung reda emosinya dan melemparkan korek api yang awalnya akan digunakan membakar rumah.
"Jadi gini, awalnya saya mendapat informasi dari warga terkait adanya warga yang diduga ODGJ mengamuk dan akan membakar rumah keluarganya. Setelah itu saya datang ke TKP bersama Linmas untuk mengamankan yang bersangkutan. Kemudian saya bujuk untuk dibawa ke puskesmas guna mendapatkan surat pengantar, karena yang bersangkutan kakinya luka," ungkap Galuh, Jumat (27/3/2026).
Menurut pengakuan pelaku, ia mengamuk lantaran merasa tidak diperhatikan lagi oleh keluarganya, termasuk enggan memeriksakan kondisi kakinya yang sedang sakit.
Emosi HS semakin tak terbendung karena ditambah kondisi mentalnya yang memang tidak stabil.
"Itu kan karena ODGJ, dan kadang-kadang yang bersangkutan kumat. Jadi timbul niat untuk merusak rumahnya," kata dia.
"Jadi sudah mau membakar, kebetulan saya sudah dapat informasi dari warga. Tepat sebelum mau membakar, saya datang dulu dan yang bersangkutan langsung membuang korek," sambung Galuh.
Baca juga: Polisi Bongkar Produksi Mi Berformalin di Boyolali, Beredar di Pasar Solo
Menurut Galuh yang sudah sering menangani pelaku, ini bukan pertama kali HS mengamuk dan berhasil diredam.
Sudah beberapa kali ia mengamankan HS karena berurusan dengan warga lain saat mengamuk.