Penulis
KOMPAS.com - Pemerintah menetapkan tarif listrik tidak mengalami perubahan pada periode Triwulan II (April–Juni) 2026.
Kebijakan ini berlaku mulai 1 April 2026 dan mencakup seluruh golongan pelanggan, baik yang menerima subsidi maupun yang tidak.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan, keputusan ini telah melalui perhitungan berdasarkan parameter ekonomi makro.
"Masyarakat tidak perlu cemas, karena pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap," ujar Tri dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Selasa (17/3/2026).
"Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan energi nasional," sambungnya.
Baca juga: Tarif Listrik PLN per 1 April 2026, Berlaku untuk Semua Golongan
Penetapan tarif listrik untuk pelanggan non-subsidi mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, yang mengatur evaluasi tarif setiap tiga bulan.
Penyesuaian tarif tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi, seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, harga minyak mentah Indonesia (ICP), tingkat inflasi, serta harga batubara acuan (HBA).
Untuk Triwulan II 2026, perhitungan menggunakan data periode November 2025 hingga Januari 2026, yakni kurs Rp 16.743,46 per dollar AS, ICP 62,78 dollar AS per barel, inflasi 0,22 persen, dan HBA 70 dollar AS per ton.
Secara perhitungan, tarif listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun, pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian, baik bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi maupun 25 golongan pelanggan subsidi.
Baca juga: Tarif Listrik per 1 Maret 2026 untuk Semua Golongan, Berikut Rinciannya
Berikut rincian tarif listrik untuk pelanggan subsidi dan non-subsidi mulai 1 April 2026:
Baca juga: Tarif Listrik 9-15 Februari 2026 untuk Pelanggan PLN Subsidi, Rumah Tangga, dan Bisnis
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang