Editor
KOMPAS.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Upaya ini dilakukan di beberapa titik yang bahkan berada di kawasan habitat Harimau Sumatera.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto mengatakan tim di lapangan menghadapi berbagai tantangan saat melakukan pemadaman, mulai dari kondisi cuaca panas hingga faktor keamanan di kawasan hutan.
"Tantangan saat ini sebagian besar kawan-kawan melaksanakan ibadah puasa, sehingga perlu menjaga kondisi tetap fit dan aman dalam bekerja. Kendala yang ada selain kondisi cuaca sangat panas, juga faktor keamanan. Tadi malam di sekitar lokasi pemadaman di Pulau Muda, Pelalawan, ditemukan satu Harimau Sumatera, kondisi ini tentunya menjadi kewaspadaan dari semua anggota untuk menjaga keselamatan selama bekerja, SOP keselamatan kerja harus dikerjakan dengan disiplin," kata Ferdian dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026) dikutip dari Antara.
Baca juga: Tim Manggala Agni Bertaruh Nyawa, Padamkan Karhutla di Sarang Harimau Sumatera di Riau
Menurut Ferdian, kondisi di lapangan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang panas dan lahan gambut yang mudah terbakar, tetapi juga keberadaan satwa liar yang hidup di kawasan hutan tersebut.
Saat melakukan pemadaman di wilayah Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan, tim Manggala Agni bahkan sempat berhadapan dengan seekor Harimau Sumatera yang diketahui berada di sekitar lokasi kebakaran.
Situasi tersebut membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan agar proses pemadaman tetap berjalan tanpa mengancam keselamatan petugas maupun satwa liar yang hidup di kawasan tersebut.
Untuk mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar, Kemenhut juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau guna menangani keberadaan Harimau Sumatera di sekitar lokasi karhutla.
Baca juga: Karhutla Membara di Pelalawan Riau, Sebagian Petugas Tetap Puasa Saat Berjibaku Lawan Api
Petugas Manggala Agni Rengat memadamkan api karhutla di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (11/3/2026).Hingga Selasa (10/3/2026), Manggala Agni bersama tim gabungan terus berjibaku mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan lain.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu di beberapa wilayah yang menjadi titik kebakaran. Beberapa daerah yang dilaporkan mengalami karhutla antara lain:
Petugas di lapangan terus melakukan pemadaman serta upaya pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas ke wilayah lain yang berdekatan.
Baca juga: BMKG Sebut Kemarau di Kalteng Mulai Akhir Mei 2026, Waspada Kekeringan dan Karhutla
Berdasarkan analisis citra satelit Kementerian Kehutanan, luas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau pada periode Januari hingga Februari 2026 mencapai sekitar 4.400 hektare.
Dari total luas tersebut, sekitar 94 persen kebakaran terjadi di lahan gambut yang dikenal sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan.
Dua wilayah yang tercatat memiliki luas kebakaran terbesar adalah Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, di Provinsi Kepulauan Riau luas kebakaran hutan dan lahan tercatat mencapai sekitar 1.162,52 hektare.
"Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis saat ini menjadi fokus kita untuk pemadaman dan pencegahan. Seluruh tim di lapangan terus bekerja secara intensif untuk mengendalikan situasi serta mencegah potensi perluasan karhutla," kata Ferdian.
Baca juga: Kabareskrim Polri di Pekanbaru: Tak Ada Alasan Tidak Sengaja, Pelaku Karhutla Tindak Tegas!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang