Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi Versi BRIN, Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah

Kompas.com, 17 Maret 2026, 18:15 WIB
Wahyu Wachid Anshory

Editor

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan 2026 kini memasuki penghujungnya. Umat Islam di Indonesia pun mulai menantikan datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada pekan ketiga Maret 2026.

Meski demikian, penentuan awal Syawal di Indonesia tidak selalu berlangsung serentak. Perbedaan hari Lebaran bisa terjadi antara keputusan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Hal ini disebabkan perbedaan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan hijriah. Lalu, kapan tepatnya 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 menurut berbagai pihak?

Baca juga: H-4 Lebaran, 596.464 Kendaraan Melintas di Kota Solo, Naik 1 Persen dari Tahun Lalu

Apa prediksi Lebaran 2026 menurut BRIN?

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan bahwa 1 Syawal 1447 H kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026.

Prediksi ini disampaikan oleh Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin.

"Dalam kriteria yang digunakan oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu, hilal dinyatakan dapat terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi setidaknya 6,4 derajat," terang Thomas.

Ia menjelaskan bahwa pada 19 Maret 2026, posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria tersebut.

Dengan demikian, hilal kemungkinan belum dapat diamati, sehingga Ramadan berpotensi disempurnakan menjadi 30 hari.

Jika kondisi tersebut terjadi, maka 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Baca juga: Ketergantungan Pasokan dari Luar Picu Kenaikan Harga Pangan di Kaltim Jelang Lebaran

Kapan Lebaran 2026 versi Muhammadiyah?

Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini tertuang dalam maklumat resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil perhitungan hisab yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid dengan menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berdasarkan perhitungan tersebut, ijtimak menjelang Syawal terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.

Pada saat matahari terbenam di hari yang sama, sudah terdapat wilayah di permukaan bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global, sehingga 1 Syawal ditetapkan pada 20 Maret 2026.

Baca juga: Agar THR Tak Cepat Habis, Analis Bagikan Strategi “Smart Money” untuk Kelola Uang Lebaran

Bagaimana penentuan Lebaran 2026 versi pemerintah?

Pemerintah melalui Kementerian Agama hingga kini belum menetapkan secara resmi tanggal Idul Fitri 2026. Kepastian akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026.

Sebagai gambaran awal, Kalender Hijriah Indonesia memperkirakan Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, tanggal tersebut masih bersifat sementara.

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau