Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Peringatan Nasional dan Internasional Setiap Tanggal 24 Maret

Kompas.com, 24 Maret 2026, 05:30 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Tanggal 24 Maret memperingati beberapa momen atau hari peringatan penting, baik nasional dan internasional.

Di Indonesia, tanggal 24 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Peringatan Bandung Lautan Api.

Berikut beberapa momen penting, nasional dan internasional, yang diperingati setiap tanggal 24 Maret:

Baca juga: Tanggal 23 Maret Memperingati Hari Apa? Berikut Momen Penting Internasional

Hari Peringatan Bandung Lautan Api

Tanggal 24 Maret adalah Hari Peringatan Bandung Lautan Api untuk mengenang salah satu peristiwa upaya mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada 24 Maret 1946 yang melibatkan tentara Indonesia, laskar pejuang, dan rakyat Bandung.

Mereka membakar bangunan dan rumah mereka sendiri karena tidak rela daerahnya diduduki tentara Sekutu.

Sebab, beberapa pekan setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, pasukan Inggris sebagai wakil Sekutu masuk ke Indonesia.

Tujuannya adalah untuk membebaskan warga Eropa yang menjadi tawanan perang, melucuti dan memulangkan tentara Jepang, serta memulihkan tatanan di Indonesia sampai Belanda dapat mengelola kembali bekas kawasan jajahannya itu.

Baca juga: Tanggal 22 Maret Memperingati Hari Apa? Berikut Momen Pentingnya

Hari Tuberkulosis Sedunia

Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret.Shutterstock/andriano.cz Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret.

Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret untuk meningkatkan kesadaran publik tentang dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi akibat Tuberkulosis.

Selain itu, peringatan Hari Tuberkulosis juga menjadi momen untuk meningkatkan upaya mengakhiri epidemi Tuberkulosis global.

Tanggal 24 Maret dipilih berdasarkan waktu ketika Dr. Robert Koch mengumumkan bahwa ia telah menemukan bakteri penyebab Tuberkulosis pada 24 Maret 1882.

Penemuan tersebut kemudian membuka jalan bagi dunia medis menuju diagnosis dan pengobatan penyakit ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah bekerja sama dengan berbagai negara untuk memperkuat pengawasan resistensi obat Tuberkulosis sejak awal tahun 1990-an.

Baca juga: Tanggal 18 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Hari Internasional untuk Hak atas Kebenaran Mengenai Pelanggaran HAM Berat dan untuk Martabat Korban

Tanggal 24 Maret juga diperingati sebagai Hari Internasional untuk Hak atas Kebenaran Mengenai Pelanggaran HAM Berat dan untuk Martabat Korban.

Kebenaran setelah pelanggaran HAM berat sangat penting. Hal ini tidak hanya memungkinkan korban dan keluarga untuk menerima kenyataan atas pelecehan yang mereka alami, tetapi juga memberi akses ke ganti rugi dan pemulihan yang efektif.

Hari peringatan ini lahir untuk memperingati seorang aktivis HAM dari El Salvador, Santo Óscar Arnulfo Romero, yang gugur karena dibunuh pada 24 Maret 1980.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian menetapkan tanggal 24 Maret sebagai Hari Internasional untuk Hak atas Kebenaran terkait Pelanggaran HAM Berat dan untuk Martabat Korban untuk mendorong lebih banyak orang mendukung perjuangan untuk kebenaran.

PBB juga ingin dunia internasional menggunakan hari ini sebagai sarana untuk mengingat setiap korban pelanggaran HAM dan membela kebenaran dan keadilan dalam setiap kasus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau