Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Elpiji dan Tarif Listrik Per 1 April 2026, Ini Rinciannya

Kompas.com, 1 April 2026, 09:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Irawan Sapto Adhi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Harga liquefied petroleum gas (LPG) atau elpiji non-subsidi tabung 5,5 kg dan 12 kg terpantau masih stabil dan belum mengalami kenaikan sejak November 2023.

PT Pertamina Patra Niaga masih mempertahankan harga elpiji hingga hari ini, Rabu (1/4/2026).

Dilansir dari laman resmi Pertamina, harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg masih sama dengan harga yang terakhir kali diumumkan.

Di bagian lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mempertahankan tarif listrik baik subsidi maupun non subsidi pada triwulan II (April -Juni).

“Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap,” kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, dilansir dari laman Kementerian ESDM.

Tarif tersebut berlaku untuk seluruh pelanggan PLN, baik prabayar maupun pascabayar.

Lantas, berapa harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg serta tarif listrik yang berlaku mulai Rabu (1/4/2026)?

Baca juga: Bagaimana Cara Menghemat Gas Elpiji yang Benar? Simak Tips Berikut Ini

Rinciannya harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg

Dilansir dari laman resmi Pertamina, harga jual elpiji 5,5 kg dan 12 kg untuk keperluan rumah tangga di tingkat agen di luar radius 60 km dari lokasi filling plant adalah harga jual di tingkat agen pada tabel di bawah ini ditambah dengan biaya angkutan atau ongkos kirim.

Harganya bisa berbeda-beda di beberapa provinsi.

Berikut rincian harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg yang berlaku pada Maret 2026:

Aceh

Sumatera Utara

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Sumatera Barat

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Riau

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Kepulauan Riau

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Jambi

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Baca juga: Resmi, Ini Rincian Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Maret 2026

Bengkulu

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Sumatera Selatan

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.00

Lampung

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Bangka Belitung

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Jakarta

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Banten

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Baca juga: Rincian Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg yang Berlaku Desember Ini

Jawa Barat

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Jawa Tengah

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

DI Yogyakarta

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Jawa Timur

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Bali

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Nusa Tenggara Barat

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Nusa Tenggara Timur

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 90.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 192.000

Baca juga: Viral, Video Api dari Elpiji Bocor Makin Membesar Saat Dimasukkan Air, Kok Bisa?

Kalimantan Tengah

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Kalimantan Selatan

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Kalimantan Barat

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Kalimantan Timur

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Kalimantan Utara

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 107.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 229.000

Sulawesi Selatan

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Sulawesi Tengah

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Baca juga: Harga Elpiji dan Tarif Listrik per 1 November 2025, Berikut Rinciannya

Sulawesi Barat

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 94.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 194.000

Sulawesi Utara

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Sulawesi Tenggara

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Gorontalo

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 97.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 202.000

Maluku

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Maluku Utara

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Papua

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Papua Barat

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Baca juga: Daftar Harga Elpiji 5,5 dan 12 Kg Per 1 Januari 2026

Papua Selatan

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Papua Pegunungan

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Papua Tengah

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000

Papua Barat Daya

  • Harga elpiji 5,5 kg: Rp 117.000
  • Harga elpiji 12 kg: Rp 249.000.

Baca juga: Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Seluruh Indonesia per 1 November 2025, Berikut Rinciannya

Rincian tarif listrik PLN per 1 April 2026

Berikut ini tarif listrik yang berlaku pada triwulan II 2026 sebagaimana dilansir dari laman PLN:

Tarif listrik pelanggan rumah tangga:

  • Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh.

Tarif listrik pelanggan bisnis:

  • Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh.

Tarif listrik pelanggan industri:

  • Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh.

Baca juga: Purbaya Ungkap Harga Asli BBM, Elpiji, dan Listrik jika Tak Disubsidi, Berapa Saja?

Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:

  • Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
  • Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh.

Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:

  • Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
  • Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
  • Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh.

Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga:

  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
WFH ASN Setiap Jumat, Bagaimana Aturan untuk Karyawan Swasta?
WFH ASN Setiap Jumat, Bagaimana Aturan untuk Karyawan Swasta?
Tren
Viral Kabar Blackout Global 2 April akibat Perang AS-Iran, PLN: Listrik RI Aman
Viral Kabar Blackout Global 2 April akibat Perang AS-Iran, PLN: Listrik RI Aman
Tren
Update Resmi FIFA, Ini Ranking Timnas Indonesia Terbaru, Peringkat Berapa?
Update Resmi FIFA, Ini Ranking Timnas Indonesia Terbaru, Peringkat Berapa?
Tren
10 Cara Hemat BBM Mobil Matic, Kurangi Boros dengan Tips Sederhana
10 Cara Hemat BBM Mobil Matic, Kurangi Boros dengan Tips Sederhana
Tren
10 Kota Teraman di Asia Tenggara 2026, Jakarta Ungguli Bangkok dan Kuala Lumpur
10 Kota Teraman di Asia Tenggara 2026, Jakarta Ungguli Bangkok dan Kuala Lumpur
Tren
Sejumlah Media Malaysia Soroti WFH ASN Indonesia, Apa Kata Mereka?
Sejumlah Media Malaysia Soroti WFH ASN Indonesia, Apa Kata Mereka?
Tren
Trump Kesal Sekutu Eropa Tak Bantu AS, Minta Inggris dan Perancis Cari Minyak Sendiri
Trump Kesal Sekutu Eropa Tak Bantu AS, Minta Inggris dan Perancis Cari Minyak Sendiri
Tren
Siaga Perang, Armada Kapal Induk AS Bertambah di Timur Tengah, Ini Kecanggihan USS George HW Bush
Siaga Perang, Armada Kapal Induk AS Bertambah di Timur Tengah, Ini Kecanggihan USS George HW Bush
Tren
Trump Bentuk Dewan Sains, Dipenuhi Taipan, Hanya Ada 1 Ilmuwan
Trump Bentuk Dewan Sains, Dipenuhi Taipan, Hanya Ada 1 Ilmuwan
Tren
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
Tren
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau