KOMPAS.com — Bupati Fakfak Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Fakfak yang digelar di Aula St Yosep, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRK Fakfak beserta anggota, perwakilan perangkat daerah, serta berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Fakfak.
Kegiatan yang diselenggarakan GOW di bawah kepemimpinan Sri Vonny Donatus Nimbitkendik itu mengusung tema “Dari Perempuan Untuk Negeri: Bergerak, Berkarya, Menginspirasi, Fakfak Jaya”.
Tema tersebut mencerminkan semangat perempuan Fakfak untuk terus berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan, sekaligus menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Fakfak menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai bagian dari pembangunan, tetapi juga sebagai penggerak utama perubahan.
“Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi juga penggerak, pelopor, dan inspirator dalam berbagai bidang kehidupan. Perempuan Fakfak telah menunjukkan peran yang sangat penting, baik dalam keluarga, dalam organisasi sosial, maupun dalam pembangunan daerah,” ujar Samaun dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2026).
Ia berharap, melalui momentum HUT GOW ke-16, seluruh organisasi wanita di Kabupaten Fakfak dapat terus memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, serta menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Program tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesejahteraan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga pembinaan generasi muda.
Lebih lanjut, momentum tersebut juga diharapkan mampu mendorong GOW untuk terus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Selain memperkuat peran perempuan, GOW diharapkan menjadi teladan dalam menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta menanamkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan peran tersebut, perempuan Fakfak diharapkan semakin berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berdaya, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.