Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 9 November 2024, 10:12 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto soal Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Raksasa.

AHY mengutarakan hal ini dalam Rakorbangwil di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jumat (8/11/2024).

"Secara khusus, kami mendengarkan arahan-arahan beliau yang jelas untuk IKN kita fokus pada penyelesaian, IKN sebagai pusat pemerintahan atau pusat politik dimana tiga elemen utama yang harus bisa berjalan dengan baik," terang AHY.

Ketiga elemen tersebut adalah pusat eksekutif, pusat legislatif, serta pusat yudikatif.

Menurut dia, bukan hanya kantor yang disiapkan, juga fasilitas pendukung perumahan yag harus disiapkan bagi para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga yang akan mengawal dan mengoperasikan IKN ke depan.

"Targetnya, 4-5 tahun ke depan itu sudah bisa benar-benar berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang baru. Ini yg diharapkan Pak Presiden Prabowo," lanjutnya.

Baca juga: Ini Perbedaan Giant Sea Wall dengan NCICD di Jakarta Utara

Sementara untuk Giant Sea Wall, Prabowo berharap agar masyarakat, terutama di daerah pesisir, bisa aman dari bahaya banjir akibat land subsidence (penurunan muka tanah).

"Beberapa hari lalu terima kasih saya sudah diajak meninjau lapangan oleh Pak Menteri (Dody Hanggodo), Bu Wamen (Diana Kusumastuti), dan Dirjen SDA (Bob Arthur Lombogia) melihat kawasan pesisir atau Pantai Utara Jakarta," tambah AHY.

Pertama, AHY mengunjungi Kali Baru dan berlanjut ke Pompa Sentiong, serta terakhir mendatangi Muara Baru.

"Ini diperlihatkan tanggul-tanggul yang sudah terbangun tetapi tentu tak berhenti disitu. kita berharap ke depan lebih jauh, kita harap akan ada tanggul yang lebih kokoh tinggi dan bisa mengamankan masyarakat terutama para nelayan yg ada di pesisir Utara. Jadi, itu dua highlight selain proyek-pryek yang kita lanjutkan untuk dibangun ke depan," tuntas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau