Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CIMB Niaga Salurkan "Green Financing" Syariah ke IKPT untuk Dukung Transisi Energi

Kompas.com, 17 Desember 2025, 21:23 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk menyalurkan fasilitas green financing berbasis syariah senilai 18,5 juta dollar AS kepada PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) untuk mendukung penerapan prinsip keberlanjutan dan pengembangan proyek energi terbarukan di Indonesia.

Pembiayaan tersebut diberikan dalam skema sharia-green trade finance untuk mendukung aktivitas IKPT sebagai kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC), khususnya di sektor panas bumi serta proyek berkelanjutan lainnya.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Corporate Lending Business Head CIMB Niaga Salman Baharuddin dan Presiden Direktur IKPT Atsushi Yoshihara pekan lalu.

Baca juga: Salurkan Green Financing, BCA Incar Sektor Renewable Energy dan Sawit Berkelanjutan

Fasilitas pembiayaan hijau ini mencakup berbagai produk perbankan, antara lain modal kerja, letter of credit (L/C) internasional dan domestik, surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN), bank garansi, serta trust receipt (TR).

Skema tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan bisnis IKPT di sektor energi terbarukan, transportasi berkelanjutan, dan sektor pendukung lainnya.

Selain menyalurkan pembiayaan, CIMB Niaga juga bertindak sebagai Green Financing Coordinator dengan memberikan pendampingan kepada IKPT dalam penyusunan Green Financing Framework sebagai panduan implementasi pembiayaan berkelanjutan. Pembiayaan hijau berbasis syariah ini menjadi yang pertama bagi IKPT.

Head of Corporate Banking CIMB Niaga Miranty Supardi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen CIMB Niaga dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia.

“Skema syariah memberikan nilai tambah tersendiri dan menjadi langkah penting bagi IKPT dalam mengembangkan portofolio energi terbarukan sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan hijau nasional,” ujar Miranty dalam keterangan resmi, Rabu (17/12/2025).

Baca juga: Triwulan I 2025, BRI Catat Pembiayaan Hijau Capai Rp 89,9 Triliun

IKPT diketahui memiliki portofolio proyek panas bumi, di antaranya PLTP Blawan Ijen, PLTP Wayang Windu Unit 3, PLTP Patuha 2, dan PLTP Muara Laboh 2.

Perusahaan juga mengembangkan proyek energi surya, hidro, biomassa, serta transportasi berkelanjutan, termasuk keterlibatan dalam pembangunan MRT Jakarta Fase 1 sebagai bagian dari konsorsium.

CIMB Niaga menyatakan, pembiayaan berkelanjutan ini sejalan dengan komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca dan inisiatif keberlanjutan The Cooler Earth (TCE) yang diusung perseroan, serta target Net Zero Emission 2050 di tingkat grup.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
ASN Didorong Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Evaluasi Kebijakan Publik
ASN Didorong Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Evaluasi Kebijakan Publik
Pemerintah
Wilayah China Tengah Diidentifikasi Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Global Terbaru
Wilayah China Tengah Diidentifikasi Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Global Terbaru
LSM/Figur
IESR: Pemerintah Harus Transparan Ungkap Data Pasokan Energi ke Publik
IESR: Pemerintah Harus Transparan Ungkap Data Pasokan Energi ke Publik
LSM/Figur
Pekerja Industri Kreatif Kecewa Ide dan 'Skill Editing' Dihargai Rp 0
Pekerja Industri Kreatif Kecewa Ide dan "Skill Editing" Dihargai Rp 0
Pemerintah
Gandeng IAEA dan Negara Mitra, Singapura Matangkan Pemanfaatan PLTN
Gandeng IAEA dan Negara Mitra, Singapura Matangkan Pemanfaatan PLTN
Pemerintah
RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan dan Konservasi
RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan dan Konservasi
Pemerintah
Pendaftaran SATU Indonesia Awards Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya
Pendaftaran SATU Indonesia Awards Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya
Swasta
Harga CPO Global Diproyeksi Naik pada Q2 2026, Dipicu Ketegangan Timur Tengah
Harga CPO Global Diproyeksi Naik pada Q2 2026, Dipicu Ketegangan Timur Tengah
Swasta
Transformasi Hijau Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi China
Transformasi Hijau Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi China
Pemerintah
Auriga Ungkap Deforestasi Indonesia Naik 66 Persen, Terluas di Kalimantan
Auriga Ungkap Deforestasi Indonesia Naik 66 Persen, Terluas di Kalimantan
LSM/Figur
Meski Menjijikkan, Kecoak Bisa Menjadi Solusi atasi Sampah Plastik
Meski Menjijikkan, Kecoak Bisa Menjadi Solusi atasi Sampah Plastik
Pemerintah
Program Rumpon Bantu Nelayan Wawonii Tenggara Lebih Terencana
Program Rumpon Bantu Nelayan Wawonii Tenggara Lebih Terencana
Swasta
UT Corporate University Dapat Sertifikat Hijau, Hemat Energi hingga 67 Persen
UT Corporate University Dapat Sertifikat Hijau, Hemat Energi hingga 67 Persen
Swasta
Uni Eropa Borong Panel Surya hingga EV di Tengah Krisis Energi
Uni Eropa Borong Panel Surya hingga EV di Tengah Krisis Energi
Pemerintah
Jelang Kemarau, Hujan Diprediksi Masih Terjadi di Indonesia hingga Sepekan ke Depan
Jelang Kemarau, Hujan Diprediksi Masih Terjadi di Indonesia hingga Sepekan ke Depan
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau