Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Menengok Aksi Hijau Bank Mandiri di Bintan Marathon 2025

Kompas.com, 15 November 2025, 14:19 WIB
Hotria Mariana,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bank Mandiri memperkuat komitmen keberlanjutannya melalui inisiatif Mandiri Looping for Life yang hadir di ajang Mandiri Bintan Marathon 2025.

Melalui inisiatif tersebut, Bank Mandiri bersama Bintan Resort Cakrawala (BRC) menghadirkan program Bank Mandiri Green Collaboration yang berfokus pada aksi nyata penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Bintan Resort.

Seremoni penanaman pohon mangrove dilakukan di kawasan Lagoi Bay, Bintan, Sabtu (8/11/2025). Acara dihadiri oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi, Vice President Director Bintan Resort Cakrawala Frans Gunara beserta jajaran manajemen, serta perwakilan peserta dan komunitas pelari sebagai simbol partisipasi publik dalam menjaga bumi.

Momen tersebut menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor yang mendorong akselerasi implementasi ekonomi hijau di tingkat lokal maupun nasional.

Baca juga: Bank Mandiri Resmi Buka Livin’ Fest 2025 di Palembang, Sinergikan UMKM dan Industri Kreatif

Rizaldi mengatakan bahwa bagi Bank Mandiri, keberlanjutan merupakan panggilan untuk bertindak.

“Melalui Livin' Planet di aplikasi Livin' by Mandiri, pihaknya ingin mengajak masyarakat mengambil peran langsung dalam menjaga bumi, dimulai dari langkah sederhana seperti menghitung emisi karbon dari aktivitas sehari-hari dan kontribusi tanam pohon melalui satu aplikasi,” kata Rinaldi dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (15/11/2025).

Inisiatif tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Bank Mandiri dalam salah satu komitmen, yaitu Catalyzing Multiple Growth for Social Impact to Achieve SDGs, dengan fokus pada SDG 13 (Climate Action) dan SDG 14 (Life Below Water).

Melalui pendekatan tersebut, Bank Mandiri berupaya menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem alam.

Baca juga: Lewat Program Bapak Asuh, Bank Mandiri Dorong Purna PMI Lombok Timur Jadi Wirausahawan Mandiri di Negeri Sendiri

Percepat ekonomi hijau

Rizaldi menjelaskan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi bisnis berkelanjutan yang menjadi salah satu fokus utama Bank Mandiri. Keberlanjutan sudah menjadi fondasi dalam setiap langkah transformasi Bank Mandiri.

Melalui sinergi lintas sektor, pihaknya berharap inisiatif semacam itu mampu mempercepat terwujudnya ekonomi hijau yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

"Keberlanjutan sudah menjadi fondasi dalam setiap langkah transformasi Bank Mandiri," tambahnya.

Tidak hanya itu, melalui fitur Livin' Planet, Bank Mandiri juga mengajak peserta dan pengunjung untuk berpartisipasi langsung dalam pembelian dan penanaman pohon mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi.

Baca juga: Perkuat Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Gandeng IKA UII Terbitkan Kartu Debit Co-Brand GPN

Hingga November 2025, program tersebut telah menanam lebih dari 900 pohon dan berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 50 ton CO2e, setara dengan emisi perjalanan mobil sejauh 175.000 kilometer.

Di sisi lain, partisipasi publik juga diperkuat melalui area interaktif Mandiri Looping for Life Booth di Race Village. Pada area ini, pengunjung dapat berkreasi membuat aksesori, seperti bag charm dan phone strap dari plastik daur ulang.

Aktivitas tersebut menggambarkan semangat ekonomi sirkular yang menegaskan bahwa keberlanjutan dapat dimulai dari hal kecil dan personal.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang


Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau