Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) bersama MUSIAD Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Wirausaha Perempuan.
Kadin Indonesia dan MUSIAD Indonesia sepakat memperkuat kapasitas dan daya saing wirausaha perempuan melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga pengembangan usaha.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk membuka akses pasar domestik dan internasional bagi usaha yang dipimpin perempuan.
Baca juga: HSBC dan YCAB Perkuat Ketangguhan Ekonomi Pelaku Usaha Mikro Perempuan
Ilustrasi pengusaha perempuan, wirausaha perempuan. "Kami berkomitmen untuk memberdayakan wirausaha perempuan dan meningkatkan kontribusi mereka dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kadin Indonesia, Tatyana Sutara dalam siaran pers, Senin (8/12/2025).
President of Women Entrepreneurs MUSIAD Indonesia, Damayanti Hakim Tohir, menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran pelaku usaha perempuan di berbagai sektor ekonomi.
"Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan peran wirausaha perempuan dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata dia.
Melalui MoU ini, kedua organisasi akan bekerja sama dalam sejumlah bidang yang mencakup:
Baca juga: UMKM Pintar Dorong Literasi Keuangan Perempuan di Era Digital
Adapun masa berlaku MoU ini adalah dua tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis antara kedua belah pihak.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya