BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan SMBC Indonesia

Dukung Reforestasi dan Ekonomi Lokal Garut, SMBC Indonesia Tanam 1.971 Pohon

Kompas.com, 12 Januari 2026, 11:03 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) melalui program BerDaya untuk Bumi menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.

Kali ini, SMBC Indonesia bersama Yayasan Tanah Air Semesta menanam 1.971 pohon di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (23/12/2025).

Acara penanaman dilakukan secara simbolis dan dihadiri oleh sejumlah anggota direksi SMBC Indonesia.

Program tersebut menjadi kelanjutan dari program serupa yang dilakukan oleh SMBC Indonesia pada tahun lalu di Jawa Tengah serta wujud komitmen perusahaan untuk mendukung hidup yang berkelanjutan.

Direktur Kepatuhan dan Legal SMBC Indonesia Dini Herdini mengatakan, Program BerDaya untuk Bumi kembali menjadi wujud nyata komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak positif yang terukur bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Bersama Lebih Bermakna, Pentingnya Sinergi Sektor Publik dan Swasta untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Indonesia di 2025

“Inisiatif ini sejalan dengan semangat SMBC Indonesia, ‘Bersama Lebih Bermakna’, yang menjadi landasan kami dalam menjalankan aksi keberlanjutan yang inklusif,” ujar Dini dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (23/12/2025).

Dini menambahkan, Program BerDaya untuk Bumi mengajak para karyawan SMBC Indonesia dan anak perusahaannya, yaitu OTO (PT Oto Multiartha), SOF (PT Summit Oto Finance), dan BTPN Syariah untuk berkontribusi melalui aktivitas berjalan kaki serta berlari.

Langkah-langkah yang terkumpul dari kegiatan tersebut kemudian dikonversi menjadi donasi pohon.

Hasil dari program itu juga bertujuan untuk memberdayakan para petani kopi lokal dengan tanaman yang mampu memberi nilai keekonomian.

Selain itu, program tersebut juga mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati yang mencakup perlindungan ekosistem, pemulihan habitat, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Garut.

Baca juga: Usung Semangat Bersama Lebih Bermakna, SMBC Indonesia Poles Kantor Cabang

Program BerDaya untuk Bumi tahun ini ikuti oleh 411 peserta yang merupakan karyawan SMBC Indonesia, OTO, SOF, dan BTPN Syariah dari seluruh Indonesia.

Secara kolektif, seluruh peserta mengumpulkan langkah yang setara dengan 1.971 pohon. Rinciannya adalah 1.637 pohon kopi dan 334 pohon tanaman hutan sebagai naungan selama periode Oktober–November 2025.

Jumlah tersebut juga termasuk donasi pohon yang diberikan dari sejumlah nasabah Sinaya Prioritas.

Dini mengatakan, kolaborasi antara karyawan, nasabah SMBC Indonesia, dan komunitas lokal dalam program ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak yang bermakna.

Melalui Program BerDaya untuk Bumi, SMBC Indonesia menanam ribuan pohon untuk menjaga lingkungan berkelanjutan.Dok. SMBC Indonesia Melalui Program BerDaya untuk Bumi, SMBC Indonesia menanam ribuan pohon untuk menjaga lingkungan berkelanjutan.

“Di SMBC Indonesia, kami memandang keberlanjutan dan pemberdayaan sebagai bagian integral dari strategi bisnis jangka panjang, bukan sekadar kegiatan semata," kata Dini.

Raih dua penghargaan bergengsi

Baca juga: SMBC Indonesia Tanam 1.971 Pohon melalui Program BerDaya untuk Bumi di Garut

Atas inisiatif keberlanjutan dan pemberdayaan seperti BerDaya untuk Bumi, SMBC berhasil memperoleh dua penghargaan bergengsi.

Pertama, SMBC Indonesia meraih Indonesian SDGs Awards (ISDA) dari Corporate Forum For CSR Development (CFCD) tahun 2025 dengan Predikat Platinum untuk SDGs 4.3 dan Predikat Gold untuk SDGs 8.3(b).

Penghargaan ini menyoroti program Daya dari SMBC Indonesia atas komitmennya dalam meningkatkan kemampuan dan edukasi digital terkait kewirausahaan, keuangan, hingga gaya hidup melalui daya.id.

Beragam program Daya lain juga berperan dalam memberdayakan individu, nasabah, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta masyarakat Indonesia.

Kedua, SMBC Indonesia menerima penghargaan dari Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) sebagai "INSTAR Verified Company" atas keberhasilan dalam mempertahankan komitmen terhadap etika dan budaya antikorupsi, perlindungan tenaga kerja, dan pengelolaan serta pelaporan dampak lingkungan yang terstruktur dan transparan.

Baca juga: SMBC Indonesia Gandeng Komunitas Lokal Perkuat Perempuan Pelaku UMKM

SMBC Indonesia memperoleh total nilai tertinggi sebesar 85,68 dengan penilaian yang didasarkan pada laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan dari empat dimensi, yakni Sosial dan Hak Asasi Manusia (96,67), Bisnis Berintegritas (93,75), Lingkungan (86,36), dan Ketahanan Korporasi (64,17).

Melalui BerDaya untuk Bumi dan program lain, kami berharap dapat terus menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam inisiatif keberlanjutan. Hal ini selaras dengan komitmen jangka panjang SMBC Indonesia akan keberlanjutan dan pemberdayaan," ucapnya Dini.

Ke depan, SMBC Indonesia akan terus mengembangkan program-program serupa untuk memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau