Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Ditutup Menguat 0,94 Persen ke Level 9.032

Kompas.com, 14 Januari 2026, 16:47 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu (14/1/2026). IHSG berakhir di level 9.032,58, menguat 84,28 poin atau 0,94 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada awal perdagangan IHSG dibuka di posisi 9.007,05. Indeks kemudian bergerak naik dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 9.043,30.

Namun, tekanan jual sempat muncul dan mendorong IHSG turun hingga level terendah harian di 8.979,60.

Meski sempat melemah, IHSG kembali berbalik arah dan menguat hingga akhirnya ditutup di zona hijau.

Baca juga: IHSG Cetak Rekor ATH, Naik 0,92 Persen ke Level 9.030

Dari sisi aktivitas transaksi, volume perdagangan saham tercatat mencapai 60,90 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 28,96 triliun. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp 16.429 triliun.

Pergerakan IHSG diikuti oleh dominasi saham yang menguat. Tercatat, sebanyak 461 saham naik, 252 saham turun, dan 245 saham tidak mengalami perubahan harga.

Sejalan dengan penguatan IHSG, sejumlah indeks lainnya juga ditutup menguat. Indeks LQ45 naik 3,22 poin atau 0,37 persen ke level 882,09. Jakarta Islamic Index (JII) menguat 4,93 poin atau 0,81 persen ke posisi 612,01.

Selanjutnya, KOMPAS100 naik 7,66 poin atau 0,62 persen ke level 1.248,01, sementara Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 3,28 poin atau 1,00 persen ke posisi 330,10.

Baca juga: Pemprov Jabar Buka Opsi Lepas Saham Mayoritas BIJB, Dirut: Kalau Pusat Mau Ambil Saham, Silakan

Adapun IDX30 tercatat naik tipis 0,01 poin ke level 448,86, sedangkan JII70 menguat 1,46 poin atau 0,65 persen ke posisi 225,26. IDX80 juga ditutup naik 0,91 poin ke level 138,96.

Sejumlah saham unggulan mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) melonjak 875 poin atau 7,59 persen ke level Rp 12.400. Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat 140 poin atau 6,64 persen ke posisi Rp 2.250.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang naik 85 poin atau 6,42 persen ke level Rp 1.410. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 210 poin atau 5,41 persen ke posisi Rp 4.090.

Saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turut melonjak 200 poin atau 5,12 persen ke level Rp 4.110. Selanjutnya, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 16 poin atau 3,94 persen ke posisi Rp 422.

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 50 poin atau 2,53 persen ke level Rp 2.030. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) ditutup menguat 30 poin atau 0,83 persen ke posisi Rp 3.650.

Baca juga: Ada Aksi Jual Masif Saham Bumi Resources (BUMI), Asing Lepas Miliaran Lembar dalam 2 Pekan

Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga menguat 25 poin atau 0,37 persen ke level Rp 6.725. Adapun saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 20 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp 4.840.

Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ditutup stagnan di level Rp 3.720.

Di sisi lain, sejumlah saham ditutup melemah. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 75 poin atau 0,93 persen ke level Rp 8.000. Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) terkoreksi 60 poin atau 2,62 persen ke posisi Rp 2.230.

Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 175 poin atau 2,40 persen ke level Rp 7.125.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 20 poin atau 0,77 persen ke posisi Rp 2.580, sedangkan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melemah 25 poin atau 0,31 persen ke level Rp 7.950.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bank QNB Indonesia Catat Lonjakan Kredit 18 Persen, NPL Turun 2,2 Persen
Bank QNB Indonesia Catat Lonjakan Kredit 18 Persen, NPL Turun 2,2 Persen
Ekbis
Dari Buka Puasa hingga Mudik, BSI Maslahat Jangkau 145 Ribu Penerima
Dari Buka Puasa hingga Mudik, BSI Maslahat Jangkau 145 Ribu Penerima
Ekbis
RI dan Korsel Sepakati 10 Kerja Sama Strategis, Fokus Mineral hingga AI
RI dan Korsel Sepakati 10 Kerja Sama Strategis, Fokus Mineral hingga AI
Ekbis
RI Antisipasi Krisis Bahan Baku Plastik, Bidik India hingga Afrika
RI Antisipasi Krisis Bahan Baku Plastik, Bidik India hingga Afrika
Ekbis
Penjualan Turun, Laba Tahun Berjalan 2025 Indocement (INTP) Justru Naik 12 Persen
Penjualan Turun, Laba Tahun Berjalan 2025 Indocement (INTP) Justru Naik 12 Persen
Ekbis
Pakai Lahan KAI dan Angkasa Pura, Pemerintah Bangun 800 Hunian di Pusat Jakarta
Pakai Lahan KAI dan Angkasa Pura, Pemerintah Bangun 800 Hunian di Pusat Jakarta
Ekbis
Indonesia Masuk Bisnis Leasing Pesawat Global, Danantara Luncurkan Platform Baru
Indonesia Masuk Bisnis Leasing Pesawat Global, Danantara Luncurkan Platform Baru
Ekbis
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau