Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Syariah Nasional (BSN) menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kepuasan dan kepercayaan nasabah melalui pengembangan produk, layanan, serta penguatan kanal distribusi.
Ini seiring dengan transformasi perseroan dari Unit Usaha Syariah BTN menjadi bank umum syariah.
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap perseroan tercermin dari penerimaan nasabah terhadap strategi bisnis yang dijalankan sejak awal berdirinya BSN.
Baca juga: BSN Terlibat Pembiayaan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang
Ilustrasi Bank Syariah Nasional.Menurut dia, strategi tersebut dirancang agar produk dan layanan perbankan syariah dapat diakses oleh berbagai segmen masyarakat.
“Kami akan terus melangkah maju agar produk dan layanan perusahaan mudah dinikmati bagi seluruh segmen masyarakat,” kata Alex dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Sebagai bank yang baru bertransformasi, BSN menilai masih terdapat ruang pertumbuhan yang luas pada industri perbankan syariah nasional.
Alex menyebutkan, potensi tersebut menjadi dasar perseroan untuk terus berinovasi, baik dari sisi produk maupun layanan, dengan pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
Baca juga: BSN Tetap Layani Nasabah Selama Nataru, 36 Kantor Cabang Buka Terbatas
Ia menjelaskan, BSN saat ini memfokuskan penguatan pada dua jalur utama, yakni digitalisasi layanan dan optimalisasi jaringan kantor.
Dari sisi digital, perseroan mengandalkan aplikasi Bale Syariah by BSN sebagai kanal utama interaksi nasabah. Sementara dari sisi fisik, BSN mengoperasikan 37 Kantor Cabang Syariah, 82 Kantor Cabang Pembantu Syariah, serta 589 Kantor Layanan Syariah yang tersebar di berbagai daerah.
Melalui kombinasi kanal digital dan jaringan kantor tersebut, perseroan berharap akses terhadap produk dan layanan syariah dapat semakin merata.
Setelah mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bank Syariah Nasional (BSN) pada Kamis (2/10/2025), resmi diluncurkan.“Kami akan terus melakukan penetrasi pasar agar masyarakat dapat menikmati produk-produk unggulan yang berkah dan amanah dari BSN. Kami meyakini, kepuasaan dan kepercayaan dari masyarakat akan meningkatkan penggunaan terhadap produk dan layanan secara berkelanjutan, sehingga berdampak terhadap kinerja BSN,” ujar Alex.
Baca juga: BSN Siap Relaksasi Pembiayaan 8.000 Debitur Terdampak Bencana Sumatera
Selain penguatan infrastruktur layanan, BSN juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian penting dari strategi peningkatan kualitas layanan.
Alex menegaskan, kualitas interaksi antara petugas bank dan nasabah menjadi faktor kunci dalam membangun pengalaman nasabah yang positif.
“Kami akan terus memperkuat digitalisasi layanan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar pengalaman nasabah semakin baik,” ujarnya.
Dalam ajang Starting Year Forum 2026, Kamis (22/1/2026), BSN memperoleh pengakuan pada berbagai aspek layanan dan hubungan dengan nasabah.
Baca juga: BSN Resmi Beroperasi, Bidik Peran Katalis Industri Perbankan Syariah
Penghargaan tersebut dikelompokkan dalam tiga kategori utama, yaitu kinerja strategis dan hubungan nasabah, pemasaran dan persepsi merek, serta kualitas layanan operasional dan kanal layanan.
"Penghargaan di tahun pertama berjalannya BSN ini membuktikan bahwa strategi bisnis yang dijalankan perusahaan sudah berada di jalur yang tepat sehingga mendapatkan kepercayaan dari masyarakat," tutur Alex.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang