Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AS Klaim Perjanjian Dagang dengan RI Dipuji Petani dan Industri Amerika

Kompas.com, 25 Februari 2026, 09:47 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

WASHINGTON, KOMPAS.com — Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Kantor Perwakilan Dagang AS atau Office of the United States Trade Representative (USTR) mengumumkan dukungan luas dari kalangan petani dan pemimpin industri atas tercapainya kesepakatan dagang dengan Indonesia.

Kesepakatan yang disebut sebagai Agreement on Reciprocal Trade (ART) tersebut diumumkan pada Februari 2026 dan disebut akan membuka akses pasar Indonesia bagi lebih dari 99 persen produk AS di seluruh sektor.

Dalam keterangan resminya, dikutip pada Rabu (25/2/2026), USTR menyatakan perjanjian tersebut menghapus sebagian besar tarif Indonesia atas produk AS, termasuk komoditas pertanian, barang manufaktur, serta berbagai produk industri lainnya.

Baca juga: Pemerintah Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal

Ilustrasi ekspor. PIXABAY/AWADPALESTINE Ilustrasi ekspor.

Indonesia juga disebut berkomitmen mengurangi sejumlah hambatan non-tarif yang selama ini menjadi perhatian eksportir Amerika.

USTR menilai Indonesia sebagai mitra strategis dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa dan pasar konsumen yang terus berkembang.

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyatakan, kesepakatan ini membuka peluang yang lebih besar bagi produsen dan pekerja Amerika.

“Kami berhasil membuka pasar Indonesia untuk produk-produk Amerika di seluruh sektor ekonomi, mengatasi hambatan perdagangan yang telah lama ada, dan memperkuat kepentingan ekonomi serta keamanan nasional warga Amerika,” ujar Greer dalam pernyataan resmi.

Baca juga: Dampak Tarif Trump, Apple Pindahkan Produksi Mac Mini ke AS

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto atas keterlibatannya dalam proses negosiasi.

Kesepakatan ini disebut sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan kembali hubungan perdagangan kedua negara, sekaligus memperluas akses ekspor bagi pelaku usaha AS.

Ilustrasi tarif, tarif impor.FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi tarif, tarif impor.

Penghapusan tarif dan penyesuaian bea masuk

Berdasarkan lembar fakta yang dirilis pemerintah AS, Indonesia akan menghapus tarif atas lebih dari 99 persen produk AS di berbagai sektor.

Sebagai bagian dari kesepakatan timbal balik, AS disebut akan menyesuaikan tarif impor terhadap produk Indonesia, dengan tingkat tarif yang dilaporkan turun menjadi sekitar 19 persen dari sebelumnya 32 persen pada sejumlah kategori.

Baca juga: Menimbang Ulang Perjanjian Dagang RI-AS dalam Keadaan Berubah

Selain penurunan tarif, Indonesia juga disebut akan menyederhanakan prosedur perizinan dan menghapus sejumlah hambatan non-tarif.

Ini termasuk pembatasan kuota serta ketentuan administratif yang sebelumnya dinilai membatasi akses produk AS.

Dukungan industri susu dan produk peternakan

Sejumlah organisasi pertanian dan industri pangan Amerika menyampaikan dukungan terbuka terhadap kesepakatan tersebut.

Presiden dan CEO Federasi Produsen Susu Nasional Gregg Doud menyebut Indonesia sebagai pasar penting bagi peternak susu Amerika.

Baca juga: MA Amerika Batalkan Tarif Resiprokal, Luhut Nilai Perjanjian RI-AS Tetap Menguntungkan

Halaman:


Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau