JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) percepatan transisi energi dalam Rapat Terbatas di Istana Negara pada Kamis (6/3/2026).
Bahlil menuturkan, pembentukan satgas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam melaksanakan transisi energi sekaligus untuk mengurangi subsidi.
Ia pun diminta Prabowo untuk mempercepat implementasi energi bersih dan terbarukan.
"Ini orientasinya adalah transisi energi bisa kita lakukan cepat, tetapi juga kita bisa mengurangi subsidi," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (8/3/2026).
Baca juga: Prabowo Minta Bahlil Tingkatkan Cadangan BBM RI Jadi 3 Bulan
"Dengan kita mengonversi dari PLTD, diesel, ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik," tambah Bahlil.
Menurutnya, salah satu yang disoroti Prabowo adalah percepatan implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) untuk kebutuhan sekolah dan desa-desa.
Pemanfaatan PLTS juga akan diprioritaskan untuk mempercepat elektrifikasi di pulau-pulau terpencil.
Langkah ini menjadi bagian dari program strategis pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan energi serta memperluas akses pelayanan energi hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Selain pembangunan PLTS, Prabowo juga meminta Bahlil untuk mengoptimalisasi upaya konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik.
Secara bertahap, pemerintah akan mengonversi 120 juta sepeda motor dalam waktu 3-4 tahun mendatang.
"Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk implementasinya dilakukan segera dan insyaallah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal 3 sampai 4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi," jelas Bahlil.
Baca juga: Dampak Perang AS-Israel Vs Iran, Harga Energi Terancam Tinggi Berbulan-bulan
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang