Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Mudik Lebaran 2026, 135.924 Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera, Naik 31,16 Persen

Kompas.com, 15 Maret 2026, 16:21 WIB
Suparjo Ramalan ,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus pergerakan kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menunjukkan peningkatan menjelang periode mudik Lebaran 2026.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 135.924 kendaraan melintasi ruas tol yang telah beroperasi pada 14 Maret 2026 atau meningkat 31,16 persen dibandingkan trafik normal.

Plh. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan peningkatan trafik kendaraan mulai terlihat pada sejumlah ruas tol utama, khususnya yang menjadi koridor penghubung antar kota serta akses menuju kawasan perkotaan.

“Peningkatan ini mencerminkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan lebih awal menjelang libur Lebaran,” ujar Hamdani lewat keterangan pers, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Jasa Marga Targetkan Perbaikan Jalan Tol Rampung 14 Maret 2026

Berdasarkan data perusahaan, peningkatan trafik terjadi di sejumlah ruas JTTS. Berikut rinciannya:

Ruas Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) mencatat 21.655 kendaraan, meningkat 59,89 persen dibandingkan trafik normal. Sementara itu, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) dilintasi 22.464 kendaraan, naik 60,27 persen dari kondisi normal.

Pada ruas Tol Betung–Tempino–Jambi tercatat 10.526 kendaraan atau meningkat 25,35 persen dibandingkan trafik normal. Sedangkan Tol Pekanbaru–Dumai dilintasi 16.859 kendaraan, meningkat 5,28 persen.

Selanjutnya, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat trafik 7.440 kendaraan atau naik 21,29 persen, sementara Tol Indrapura–Kisaran mencatat 10.367 kendaraan atau meningkat 0,81 persen dibandingkan trafik normal.

Ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (HMW) juga mencatat trafik cukup tinggi dengan 25.340 kendaraan atau meningkat 24,67 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, Tol Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan) mencatat 11.818 kendaraan atau meningkat 23,55 persen dibandingkan trafik normal.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) yang dilintasi 7.555 kendaraan, meningkat hingga 128,04 persen dibandingkan trafik normal.

Baca juga: Daftar Rest Area Tol Trans Sumatera untuk Mudik Lebaran 2026 Lengkap

Di sisi lain, beberapa ruas tol mencatat penurunan trafik, di antaranya Tol Bengkulu–Taba Penanjung dengan 1.900 kendaraan atau turun 7,05 persen, serta Tol Padang–Sicincin yang dilintasi 2.857 kendaraan atau turun 13,89 persen dibandingkan trafik normal.

Selain ruas tol yang telah beroperasi, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode mudik Lebaran 2026.

Pada 14 Maret 2026, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) yang dioperasikan secara fungsional mencatat trafik sebanyak 3.418 kendaraan.

Sementara itu, Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) yang juga dioperasikan secara fungsional mencatat 5.409 kendaraan.

Secara keseluruhan, total trafik kendaraan pada ruas tol fungsional tersebut mencapai 8.827 kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau