JAKARTA, KOMPAS.com - Momentum Ramadhan menjadi periode strategis bagi industri perbankan untuk mengoptimalkan aktivitas bisnis, khususnya pada segmen ritel. Peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan puasa hingga menjelang Lebaran mendorong bank memperkuat layanan, baik melalui kanal digital maupun inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Lonjakan aktivitas transaksi pada periode Ramadhan umumnya dipicu oleh meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga, pembayaran zakat dan donasi, hingga belanja persiapan Lebaran. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya frekuensi transaksi perbankan, mulai dari transfer, pembayaran digital, hingga penarikan uang tunai.
Situasi ini juga dimanfaatkan perbankan untuk mendorong penggunaan layanan digital banking yang kini semakin menjadi pilihan utama nasabah. Melalui kanal digital, bank dapat memfasilitasi transaksi yang lebih cepat dan praktis sekaligus menjangkau basis nasabah yang lebih luas.
Baca juga: Transaksi Ziswaf di BSI Naik 2 Kali Lipat Selama Ramadhan 2026
Bagi Bank Woori Saudara (BWS), momentum Ramadhan menjadi kesempatan untuk memperkuat layanan pada segmen ritel yang selama ini menjadi salah satu fokus bisnis perseroan.
"Peningkatan aktivitas transaksi nasabah pada periode ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan volume transaksi sekaligus mempererat hubungan jangka panjang dengan nasabah," sebut BWS dalam keterangannya Senin (16/3/2026).
Selain meningkatkan kenyamanan layanan transaksi, bank juga memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menghadirkan berbagai program dan produk tematik yang relevan dengan kebutuhan nasabah selama bulan puasa. Inovasi produk dan layanan tersebut dirancang untuk mendorong aktivitas transaksi sekaligus meningkatkan keterlibatan atau engagement nasabah.
Strategi ini juga membuka peluang bagi perbankan untuk mengoptimalkan sumber pendapatan berbasis komisi atau fee based income. Peningkatan volume transaksi digital, pembayaran, hingga layanan perbankan lainnya berpotensi memberikan tambahan kontribusi terhadap pendapatan non-bunga bank.
Sementara itu, Analis Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga, mengatakan, periode Ramadhan hingga menjelang Lebaran secara historis memang menjadi salah satu pendorong utama aktivitas transaksi pada segmen ritel perbankan. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat selama periode tersebut.
Menurut dia, peningkatan transaksi juga didukung oleh faktor musiman seperti pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang biasanya terjadi menjelang Lebaran. Pencairan dana tersebut mendorong daya beli masyarakat sehingga aktivitas transaksi perbankan ikut meningkat.
“Momentum Ramadhan biasanya memberikan dorongan signifikan pada retail franchise transaction bank. Dengan adanya pencairan THR dan meningkatnya aktivitas belanja masyarakat, frekuensi transaksi cenderung naik dan memberikan kontribusi positif terhadap fee based income bank,” ujar.
Dalam konteks tersebut, Bank Woori Saudara dinilai memiliki keunggulan tersendiri karena memiliki basis nasabah ritel yang kuat, khususnya dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun karyawan swasta. Segmen ini dikenal memiliki pola transaksi yang relatif stabil serta kebutuhan layanan perbankan yang beragam.
Eksposur terhadap nasabah dengan profil pendapatan tetap tersebut juga membuka potensi peningkatan aktivitas transaksi selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Kondisi ini berpeluang memperkuat peran segmen ritel sebagai salah satu pendorong utama kinerja bisnis bank.
Ke depan, optimalisasi momentum musiman seperti Ramadan diperkirakan tetap menjadi bagian penting dalam strategi industri perbankan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis ritel. Melalui kombinasi penguatan layanan digital, inovasi produk, serta pemanfaatan basis nasabah yang kuat, bank memiliki peluang untuk memaksimalkan pertumbuhan volume transaksi sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berbasis komisi.
Baca juga: Peningkatan Kinerja Pindar saat Ramadhan Dibayangi Risiko Tingkat Kredit Macet
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang