Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Ditutup Merosot ke Level 7.022, Tekanan Jual Dominasi Perdagangan

Kompas.com, 16 Maret 2026, 16:38 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (16/3/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 114,92 poin atau 1,61 persen ke level 7.022,29.

IHSG dibuka di level 7.115,45, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.137,21. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.120,19 dan terendah 6.917,32.

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 31,65 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 15,77 triliun dan frekuensi 1,643 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 12.412 triliun.

Pergerakan saham didominasi zona merah dengan 569 saham turun, 189 saham naik, dan 200 saham stagnan.

Baca juga: BEI Suspensi Saham UDNG, Buka Suspensi ALKA

Sejumlah indeks utama juga kompak melemah. LQ45 turun 14,61 poin atau 2,01 persen ke level 713,72. KOMPAS100 terkoreksi 21,57 poin atau 2,18 persen ke 967,01, sementara IDX30 turun 4,33 poin atau 1,10 persen ke 387,53.

Indeks syariah juga berada di zona merah. Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,36 poin atau 2,83 persen ke 459,04.

Jakarta Islamic Index 70 (JII70) melemah 4,16 poin atau 2,31 persen ke 175,58, sementara Indonesia Syariah Stock Index (ISSI) turun 4,92 poin atau 1,97 persen ke 244,40.

Pergerakan sektor saham mayoritas berada di zona merah. Sektor energi mencatat pelemahan terbesar setelah turun 82,09 poin atau 2,24 persen ke level 3.588,01.

Sektor properti juga melemah 21,12 poin atau 2,28 persen ke 907,01, sementara sektor bahan baku turun 36,84 poin atau 1,82 persen ke 1.981,87.

Baca juga: IHSG Turun 1,37 Persen ke 7.039 pada Sesi I, 564 Saham Melemah

Sektor transportasi dan logistik terkoreksi 27,58 poin atau 1,57 persen ke 1.732,53. Sektor infrastruktur turun 11,79 poin atau 0,63 persen ke 1.866,20.

Sektor teknologi ikut melemah 177,73 poin atau 2,34 persen ke 7.422,38, sedangkan sektor konsumer non-siklikal turun tipis 1,09 poin atau 0,16 persen ke 695,67.

Di sisi lain, beberapa sektor masih menguat. Sektor keuangan naik 6,15 poin atau 0,45 persen ke 1.379,33.

Sektor industri juga menguat 3,65 poin atau 0,21 persen ke 1.759,35, diikuti sektor kesehatan yang naik 2,35 poin atau 0,13 persen ke 1.802,37.

Dari jajaran saham unggulan LQ45, top gainers hari ini dipimpin oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang naik 10,28 persen ke Rp 3.970 per saham. Disusul PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang menguat 7,03 persen dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang naik 3,63 persen.

Baca juga: Astra International Siapkan Buyback Saham Rp 2 Triliun, Eksekusi Mulai 16 Maret

Sementara itu, top losers LQ45 ditempati PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 8,89 persen, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah 8,76 persen, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 8,03 persen.

Beberapa saham lain juga mencatatkan pergerakan bervariasi. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 2,94 persen ke Rp 1.750 per saham, sementara PT Hermina Tbk (HEAL) menguat 2,69 persen ke Rp 1.335.

Di sektor perbankan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,82 persen ke Rp 6.750 per saham. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 0,85 persen ke Rp 3.480, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,05 persen ke Rp 4.700.

Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) justru menguat 1,89 persen ke Rp 4.320 per saham.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau