Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (16/3/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 114,92 poin atau 1,61 persen ke level 7.022,29.
IHSG dibuka di level 7.115,45, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.137,21. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.120,19 dan terendah 6.917,32.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 31,65 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 15,77 triliun dan frekuensi 1,643 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 12.412 triliun.
Pergerakan saham didominasi zona merah dengan 569 saham turun, 189 saham naik, dan 200 saham stagnan.
Baca juga: BEI Suspensi Saham UDNG, Buka Suspensi ALKA
Sejumlah indeks utama juga kompak melemah. LQ45 turun 14,61 poin atau 2,01 persen ke level 713,72. KOMPAS100 terkoreksi 21,57 poin atau 2,18 persen ke 967,01, sementara IDX30 turun 4,33 poin atau 1,10 persen ke 387,53.
Indeks syariah juga berada di zona merah. Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,36 poin atau 2,83 persen ke 459,04.
Jakarta Islamic Index 70 (JII70) melemah 4,16 poin atau 2,31 persen ke 175,58, sementara Indonesia Syariah Stock Index (ISSI) turun 4,92 poin atau 1,97 persen ke 244,40.
Pergerakan sektor saham mayoritas berada di zona merah. Sektor energi mencatat pelemahan terbesar setelah turun 82,09 poin atau 2,24 persen ke level 3.588,01.
Sektor properti juga melemah 21,12 poin atau 2,28 persen ke 907,01, sementara sektor bahan baku turun 36,84 poin atau 1,82 persen ke 1.981,87.
Baca juga: IHSG Turun 1,37 Persen ke 7.039 pada Sesi I, 564 Saham Melemah
Sektor transportasi dan logistik terkoreksi 27,58 poin atau 1,57 persen ke 1.732,53. Sektor infrastruktur turun 11,79 poin atau 0,63 persen ke 1.866,20.
Sektor teknologi ikut melemah 177,73 poin atau 2,34 persen ke 7.422,38, sedangkan sektor konsumer non-siklikal turun tipis 1,09 poin atau 0,16 persen ke 695,67.
Di sisi lain, beberapa sektor masih menguat. Sektor keuangan naik 6,15 poin atau 0,45 persen ke 1.379,33.
Sektor industri juga menguat 3,65 poin atau 0,21 persen ke 1.759,35, diikuti sektor kesehatan yang naik 2,35 poin atau 0,13 persen ke 1.802,37.
Dari jajaran saham unggulan LQ45, top gainers hari ini dipimpin oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang naik 10,28 persen ke Rp 3.970 per saham. Disusul PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang menguat 7,03 persen dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang naik 3,63 persen.
Baca juga: Astra International Siapkan Buyback Saham Rp 2 Triliun, Eksekusi Mulai 16 Maret
Sementara itu, top losers LQ45 ditempati PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 8,89 persen, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah 8,76 persen, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 8,03 persen.
Beberapa saham lain juga mencatatkan pergerakan bervariasi. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 2,94 persen ke Rp 1.750 per saham, sementara PT Hermina Tbk (HEAL) menguat 2,69 persen ke Rp 1.335.
Di sektor perbankan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,82 persen ke Rp 6.750 per saham. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 0,85 persen ke Rp 3.480, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,05 persen ke Rp 4.700.
Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) justru menguat 1,89 persen ke Rp 4.320 per saham.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang