Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gizi Para Siswa Menurun Selama Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Kompas.com, 26 Januari 2021, 11:59 WIB
Sandra Desi Caesaria,
Albertus Adit

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 ternyata berdampak besar bagi tubuh para siswa. Selama pandemi ada banyak siswa yang pemenuhan gizinya berkurang.

Alasannya, adanya penurunan kemampuan ekonomi keluarga selama pandemi berdampak pada pemenuhan gizi para siswa.

Hal ini, disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumeri.

"Jika dalam satu keluarga mengalami penurunan tingkat penghasilan, maka dapat dipastikan bahwa yang akan dikorbankan adalah kualitas gizinya," kata Jumeri, dilansir dari kanal Youtube Direktorat Sekolah Dasar, Senin, (25/1/2021).

Ia mengatakan, jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi maka pelajar akan sulit melakukan proses pembelajaran. Otomatis, daya tahan tubuh, tingkat fokus selama belajar akan berkurang.

Baca juga: 4 Prinsip Gizi Seimbang bagi Anak Usia Dini

Apalagi, anak usia dini hingga remaja mengalami proses pertumbuhan. Untuk itu, pemenuhan gizinya harus tinggi.

"Ini yang harus jadi ikhtiar kita dalam meningkatkan status gizi anak-anak kita agar terhindar dari anemia," jelasnya.

Potensi adanya anemia atau kurang darah mengakibatkan penderitanya merasakan kondisi lemas dan tidak fokus.

Hasil pendataan tahun 2018, disebutkan jika prevalensi anemia balita masih 38,5 persen, usia sekolah 26,5 persen dan anak remaja 15 sampai 24 tahun masih cukup tinggi, yakni 32 persen.

Padahal, organisasi kesehatan dunia atau World Health Organisation (WHO) mensyaratkan jika prevalensi anemia harus berada di bawah 20 persen.

Untuk itu, Ia ingin seluruh pihak mampu mengontrol gizi para pelajar di tengah pandemi. Baik keluarga, pemerintah dan pihak sekolah harus terlibat dalam pemenuhan gizi para siswa.

Baca juga: Perhatikan Edukasi Gizi Pelajar saat Pandemi, Pokja SBNP Siapkan Produk Baca

"Harus ada kontrol untuk peningkatan pencegahan orang tua dan sekolah dalam mencegah anemia sejak anak SD. Pemahaman harus dijalankan seluruh pihak," jelas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau