Penulis
KOMPAS.com – Banyak hasil survei menyebut, makna dalam pekerjaan dan dampak sosial nyata menjadi bagian penting bagi Gen Z dalam bekerja.
Meski stabilitas finansial tetap menjadi prioritas karena biaya hidup tinggi, mereka semakin menginginkan pekerjaan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Teach First Indonesia (TFI), sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, membuka peluang bagi para pemimpin muda untuk menjawab kegelisahan mereka akan ketimpangan sosial melalui sektor yang paling fundamental.
TFI membuka program Fellowship atau program Pengembangan Kepemimpinan yang menempatkan calon pemimpin muda untuk mengajar di sekolah-sekolah dengan kebutuhan tinggi selama dua tahun, sekaligus menciptakan dampak nyata melalui pendidikan.
“Berbagai studi menunjukkan bahwa saat ini Gen Z mencari pekerjaan yang bermakna. Program kami hadir sebagai respon langsung terhadap kebutuhan ini, memberikan kesempatan untuk bekerja sekaligus menciptakan perubahan yang nyata," ungkap Cara Riantoputra, CEO TFI.
"Dengan mengajar, para fellow memberikan kontribusi langsung pada anak-anak, sekaligus membangun jiwa kepemimpinan yang penting di setiap industri,” tambah Cara.
Cara menegaskan, pendidikan adalah isu kompleks dengan berbagai tantangan yang mendalam dan sistemik. Di berbagai daerah di Indonesia, jutaan anak masih mengalami kesulitan membaca dan menguasai matematika dasar.
"Kesenjangan pembelajaran di usia pendidikan dasar ini memiliki dampak jangka panjang, mulai dari keterbatasan akses ke tingkat pendidikan tinggi, peluang kerja, hingga mobilitas ekonomi di masa depan," jelasnya.
Memahami adanya lapisan permasalahan yang rumit, Teach First Indonesia bekerja sama dengan pemerintah, komunitas, dan sekolah untuk menjawab tantangan tersebut.
“Visi kami adalah memastikan agar setiap murid di Indonesia mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dan memiliki guru yang percaya pada potensi mereka,” ujar Cara.
Baca juga: LPDP Fellowship Dokter Spesialis 2026 Dibuka, Begini Cara Daftarnya
Melalui program ini, TFI merekrut dan mengembangkan para pemimpin muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi pengajar berkualitas selama dua tahun di sekolah-sekolah yang membutuhkan dukungan.
Terinspirasi Teach For All, sebuah jaringan global yang hadir di 63 negara, pendekatan TFI percaya bahwa kepemimpinan berkualitas dibangun melalui pelayanan nyata.
Para murid SDN 2 Gempol, Kota Serang, Banten, bersama CEO Teach First Indonesia (TFI) Cara Riantoputra (kanan) dan Pembina TFI Maudy Ayunda (tengah).“Kami percaya bahwa kepemimpinan yang lahir dari pengalaman melayani secara langsung akan menciptakan perubahan yang berkelanjutan," tegas Cara.
Ketika para pemimpin muda memulai perjalanannya di ruang kelas, mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga berbagai perspektif, rasa empati, ketekunan, dan rasa tanggung jawab yang besar.
"Ini merupakan nilai-nilai yang akan membentuk kontribusi mereka bagi Indonesia sepanjang perjalanan karir mereka di masa depan,” lanjut Cara.