KOMPAS.com - Kabar gembira bagi pelajar Indonesia yang tengah mengincar beasiswa ke luar negeri. Pasalnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) punya kuota khusus yang warga negara anggota ASEAN untuk mendapatkan beasiswa.
Terdapat 4 beasiswa yang memiliki kuota khusus bagi warga negara anggota ASEAN. Jadi, intensitas persaingan lebih longgar dan peluang lolos menjadi lebih besar.
Mengutip unggahan akun Instagram @asean_ri, berikut beasiswa yang dikhususkan bagi warga negara 11 anggota ASEAN.
Program beasiswa dari Maybank yang berkolaborasi dengan ASEAN Secretariat.
Beasiswa ini dirancang untuk memberikan beasiswa studi sarjana di universitas-universitas terkemuka yang tergabung dalam Jaringan Universitas ASEAN (AUN), yang berlokasi di luar negara asal mereka di wilayah ASEAN, sambil mempromosikan integrasi intra-ASEAN.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan bulanan, akomodasi, laptop, tunjangan penyesuaian, serta tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi.
Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui https://maybankfoundation.com/what-we-do/our-pillars/education/asean-maybank-scholarship/.
2 beasiswa bergengsi dari Asia Timur ini memberikan kuota khusus bagi WN anggota ASEAN.
Alur pendaftaran melalui Kedutaan Besar Negara Terkait di Negara Anggota ASEAN. Pelajar Indonesia dapat mendaftar beasiswa ini melalui Kedutaan Besar Jepang dan Korea untuk Indonesia.
Program beasiswa tidak terbatas pada jenjang perguruan tinggi, terdapat beasiswa riset, pelatihan bahasa dan beasiswa khusus guru.
Informasi lebih lanjut dapat dipantau melalui kanal berikut:
Beasiswa MEXT: https://www.id.emb-japan.go.jp/.
Beasiswa GKS: https://gksscholarship.com/gks-scholarship-2026-indonesia-global-korea-scholarship-indonesia/.
Baca juga: Strategi Naufal, Bisa Tembus Beasiswa Double Degree LPDP UGM dan Glasgow
Beasiswa kolaborasi antara British Council dan ASEAN Secretariat yang didanai oleh UK Foreign untuk menempuh studi jenjang magister (S2).
Beasiswa ini ditujukan bagi perempuan dan individu yang mengidentifikasi diri sebagai perempuan yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana di bidang STEM dan dapat mengembangkan karir mereka di bidang STEM.
Penerima beasiswa ini akan berkuliah di salah satu dari dua universitas di Britania Raya, yakni Universitas Warwick dan Imperial College London
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya