Penulis
KOMPAS.com - Kabar mengenai strategi Presiden AS Donald Trump yang ingin mengakhiri perang Iran tapi membiarkan Selat Hormuz ditutup menjadi berita yang paling banyak dibaca dari kanal Global.
Sementara itu, Pemerintah Jepang dan Indonesia sepakat untuk memperkuat koordinasi terkait keamanan energi nasional.
Berikut kami rangkumkan berita internasional terpopuler dari Kompas.com edisi Selasa (31/3/2026).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk mengakhiri kampanye militer terhadap Iran meskipun Selat Hormuz masih dalam kondisi terblokade.
Langkah ini menandai pergeseran strategi Washington yang kemungkinan besar akan membiarkan Teheran mempertahankan kendali atas jalur pelayaran vital tersebut, sembari menunda operasi pembukaan selat yang kompleks di masa mendatang.
Sejumlah pejabat pemerintah mengungkapkan, Trump dan para tangan kanannya menilai upaya untuk membuka paksa Selat Hormuz akan memakan waktu lebih lama dari timeline perang yang dia tetapkan, yakni empat hingga enam minggu.
Simak berita ini selengkapnya di sini.
Baca juga: Strategi Lepas Tangan Trump, Akhiri Perang Iran dan Biarkan Selat Hormuz Tutup
Pemerintah Jepang dan Indonesia sepakat untuk memperkuat koordinasi terkait keamanan energi nasional. Langkah ini diambil menyusul konflik Timur Tengah yang masih berlangsung hingga kini.
Konflik Timur Tengah dimulai dari serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Iran membalas serangan dan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi 20 persen minyak dunia.
Baca selengkapnya di sini.
Baca juga: Pasokan Energi Asia Terancam Konflik Timur Tengah, Jepang Berpaling ke Indonesia
Parlemen Israel pada Senin (30/3/2026) menyetujui undang-undang yang memungkinkan penerapan hukuman mati bagi warga Palestina yang terbukti membunuh warga Israel.
Kebijakan ini langsung menuai kecaman luas dari komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia yang menilai aturan tersebut diskriminatif dan tidak manusiawi.
Pengesahan undang-undang ini menjadi puncak dorongan panjang dari kelompok sayap kanan untuk memperberat hukuman bagi pelaku serangan bermotif nasionalisme.
Baca selengkapnya di sini.
Baca juga: Israel Sahkan Hukuman Mati bagi Warga Palestina, Tuai Kritik dari Dalam Negeri