Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Steven Spielberg Tanggapi Pernyataan Timothée Chalamet soal Balet dan Opera

Kompas.com, 14 Maret 2026, 20:59 WIB
Disya Shaliha,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sutradara kawakan Steven Spielberg turut angkat bicara mengenai pernyataan kontroversial aktor Timothée Chalamet tentang seni balet dan opera.

Dalam sebuah sesi diskusi di SXSW, Spielberg menegaskan pentingnya menjaga kelestarian semua bentuk seni pertunjukan.

Spielberg awalnya berbicara mengenai kekuatan pengalaman menonton film di bioskop.

Baca juga: Raih Grammy Pertama, Steven Spielberg Resmi Masuk Klub Terbatas EGOT

Meski ia menghargai platform streaming dan senang bekerja sama dengan Netflix, ia menilai ada keajaiban yang tidak tergantikan saat orang-orang berkumpul di bioskop untuk menyaksikan sebuah karya.

"Bagi saya, pengalaman sesungguhnya adalah saat kita bisa memengaruhi sebuah komunitas untuk berkumpul di ruang gelap yang asing, di mana kita semua adalah orang asing bagi satu sama lain," ujar Spielberg sebagaimana dilansir Variety, Sabtu (14/3/2026).

Sutradara film Jurassic Park tersebut menambahkan bahwa setelah menonton film yang bagus, penonton akan pulang dengan perasaan yang sama.

Baca juga: Emily Blunt Bintangi Film Terbaru Steven Spielberg Bertema UFO, Disclosure Day

"Hal itu terjadi di film, konser, dan omong-omong, hal itu juga terjadi di balet dan opera. Kita ingin hal tersebut terus bertahan selamanya," tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

Pernyataan Spielberg ini diduga kuat merupakan respons terhadap gurauan Timothée Chalamet baru-baru ini.

Dalam sebuah acara bincang-bincang bersama CNN dan Variety, bintang film Dune tersebut sempat menyebut bahwa balet dan opera adalah bentuk seni yang mulai "sekarat".

Baca juga: Cerita Will Smith Sempat Tolak Bintangi Film Men In Black sampai Dijemput Steven Spielberg

Chalamet berargumen bahwa jika orang benar-benar ingin melihat sesuatu—seperti fenomena film Barbie atau Oppenheimer—mereka akan datang dan merayakannya secara vokal.

"Saya tidak ingin bekerja di bidang balet atau opera di mana situasinya seperti, 'Hei, ayo jaga agar hal ini tetap hidup, meskipun sudah tidak ada lagi yang peduli'," ujar Chalamet kala itu.

Meskipun ia menambahkan bahwa dirinya hanya sekadar melontarkan candaan tanpa alasan khusus, komentar tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai pesohor dunia.

Selain Spielberg, aktris senior Whoopi Goldberg dalam acara The View sempat menyebut komentar Chalamet sebagai pernyataan yang "dangkal dan hambar".

Baca juga: Serba-serbi Golden Globe Awards 2023, Momen Emas Michelle Yeoh dan Steven Spielberg

Kritik tajam juga datang dari ballerina ternama Misty Copeland, penyanyi opera legendaris Andrea Bocelli, hingga aktris Prancis Juliette Binoche.

Copeland secara khusus menyayangkan sikap Chalamet mengingat sang aktor sempat melibatkannya dalam kampanye pemasaran film terbarunya, Marty Supreme.

Di sisi lain, beberapa pengamat seni membela Chalamet dengan menyebut bahwa meskipun nadanya terkesan tidak empatik, Chalamet sebenarnya menyoroti fakta penurunan jumlah penonton di sektor seni klasik—sebuah tantangan besar yang juga sedang dihadapi oleh industri bioskop Hollywood saat ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Hilang Tanpa Jejak Saat Populer, Keberadaan ONE Masih Jadi Misteri Tak Terpecahkan
Hilang Tanpa Jejak Saat Populer, Keberadaan ONE Masih Jadi Misteri Tak Terpecahkan
Entertainment
Cerita Luna Maya Gagal Hiatus gara-gara Zona Merah
Cerita Luna Maya Gagal Hiatus gara-gara Zona Merah
Entertainment
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Entertainment
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Entertainment
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
K-Wave
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Entertainment
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Entertainment
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Seleb
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
K-Wave
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Entertainment
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Entertainment
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Seleb
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Entertainment
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
K-Wave
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Entertainment
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau