Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com- Aktris Cut Keke menyebut kesadaran diri penting untuk dimiliki sebagai istri kedua agar bisa memiliki hubungan harmonis dengan istri pertama.
Menikah dengan Malik Bawazier sejak tahun 2006, Cut Keke memang diketahui hidup harmonis dengan istri pertama Malik Bawazier.
"Alhamdulillah kemarin umrah bareng juga," kata Cut Keke di Spill D Tea.
"Alhamdulillah hubungan kita semua baik-baik aja, enggak ada masalah apa-apa. Sampai akhirnya, ya alhamdulillah (sampai) sekarang," jelasnya.
Baca juga: Hidup Harmonis dengan Istri Pertama Malik Bawazier, Cut Keke: Untung Dulu Enggak Ada Medsos
Tapi untuk bisa sampai di titik itu Cut Keke mengakui butuh proses.
"Waktu anakku masih bayi, masih setahun, anakku yang dibawa ke sana sama suamiku," ujar Cut Keke.
"Tapi akunya belum ketemu, tapi anakku udah (bertemu istri pertama). (Butuh) Proses," ungkapnya.
Selama proses itu, suami punya peran penting untuk mendamaikan hati kedua istri, menjadi pemimpin yang adil bagi keduanya.
Baca juga: 15 Tahun Jadi Istri Kedua Malik Bawazir, Cut Keke Ungkap Kebaikan Istri Pertama
"Harusnya laki-laki yang bisa mengademkan, yang membuat suasana jadi damai," tutur Cut Keke.
"Suami yang bikin (jadi jembatan)," lanjutnya lagi.
Dan tak hanya suami, Cut Keke sebagai istri kedua, juga memiliki kesadaran diri untuk memahami perasaan istri pertama.
"Dan kita harus bisa mengerti, prosesnya dia buat nerima itu kan enggak mudah," kata Cut Keke.
Adanya pengertian itu yang akhirnya membuat mereka bisa hidup rukun selama puluhan tahun. Cut Keke bahkan juga dikenal dekat dengan anak-anak Malik dari istri pertama.
Cut Keke sebelumnya pernah mengungkap butuh waktu lima tahun untuk bisa akrab dengan istri pertama.
"Ada, pasti. Ini sebenarnya enggak mudah banget, pasti juga suamiku juga luar biasa membuat kita berdua saling menghargai," ujarnya di Maia AlElDul tv.
Agar tercipta kerukunan dalam berumah tangga, ia menuturkan perlunya menghormati dan menghargai istri pertama.
Karena bagaimanapun, kata Cut Keke, istri pertama telah mengizinkannya untuk menjadi istri kedua.
"Itu suatu anugrah banget. Jadi, aku harus respect. Aku enggak boleh banyak tuntutan," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang