Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KA Siliwangi Jadi Andalan Warga Jabar Saat Mudik-Balik Lebaran, Okupansi Naik Drastis dengan Tarif Rp 5.000

Kompas.com, 25 Maret 2026, 13:58 WIB
Wahyu Wachid Anshory

Editor

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung tidak hanya mengoperasikan kereta api jarak jauh selama masa angkutan Lebaran 2026, tetapi juga menghadirkan layanan kereta api lokal yang menjadi andalan masyarakat, yakni KA Siliwangi dengan relasi Cipatat–Sukabumi pulang pergi (PP).

Kehadiran KA lokal ini menjadi solusi mobilitas yang terjangkau dan efektif, khususnya bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat, terutama pada periode arus mudik dan balik Lebaran.

Selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11–24 Maret 2026, KA Siliwangi mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 93 persen.

Baca juga: KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Bahkan, pada Senin (23/3/2026), okupansi KA Siliwangi mencapai 201 persen, yang menjadi angka tertinggi selama periode tersebut.

Tingginya angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap layanan kereta api lokal meningkat signifikan, terutama di momen Lebaran.

Pada Selasa (24/3/2026), jumlah penumpang juga tercatat tinggi. Sebanyak 2.563 pelanggan berangkat dari Stasiun Cianjur, sementara 1.949 pelanggan berangkat dari Stasiun Cipatat.

Mengapa KA Siliwangi Jadi Favorit?

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya okupansi menjadi indikator kuat bahwa layanan kereta api lokal sangat dibutuhkan masyarakat.

"KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Baca juga: Promo Masih Berlaku, PT KAI Diskon Tarif 30 Persen Relasi Stasiun Solo Balapan-Gambir

Beberapa faktor yang membuat KA Siliwangi diminati antara lain:

  • Tarif yang sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per perjalanan
  • Waktu tempuh yang relatif stabil karena bebas dari kemacetan
  • Kenyamanan dan keamanan perjalanan
  • Frekuensi perjalanan yang cukup tinggi

Dalam sehari, KA Siliwangi melayani hingga enam perjalanan pulang pergi (PP), sehingga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk menyesuaikan jadwal perjalanan.

Bagaimana Peran KA Siliwangi dalam Mobilitas Lebaran?

Selain sebagai sarana transportasi mudik dan balik, KA Siliwangi juga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lain, seperti wisata dan silaturahim.

Jalur Cipatat–Sukabumi yang dilalui kereta ini menawarkan pemandangan alam yang indah serta akses ke berbagai destinasi wisata di Jawa Barat.

Baca juga: Khawatir Kehabisan, KAI Semarang Masih Sediakan Puluhan Ribu Tiket Arus Balik ke Berbagai Kota

Hal ini menjadikan KA Siliwangi tidak hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Potensi pariwisata di sepanjang jalur ini turut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, baik wisatawan lokal maupun regional.

Apa Komitmen KAI dalam Layanan Lebaran?

KAI Daop 2 Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik untuk kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal.

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau