Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Destinasi Wisata Alam di Kulon Progo, Disertai Rute dan Harga Tiket Masuknya

Kompas.com, 24 Desember 2025, 16:00 WIB
Inten Esti Pratiwi

Penulis

KOMPAS.com - Kota Yogyakarta sudah dipadati wisatawan di periode Natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026 ini.

Banyaknya wisatawan membuat beberapa titik rawan macet, hingga Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyarankan warga untuk berwisata di kabupaten lain.

“Warga Jogja itu kalau ditanya pas kaya gini, mau ke Malioboro jadi malas, ke kebun binatang juga malas (karena macet),” ujar Hasto, dilansir dari Kompas.com, Selasa (23/12/2025).

Hasto menyampaikan, warga yang sudah bosan dengan Malioboro dan destinasi wisata di Kota Yogyakarta dapat mengunjungi destinasi wisata di Kulon Progo.

“Bisa ke Kulon Progo atau Bantul juga bagus. Kalau merasa jenuh ayo naik ke kebun teh ke Girimulyo, ke Kulon Progo juga dekat,” kata dia.

Lantas, ada destinasi apa saja di Kulon Progo?

Berikut beberapa destinasi wisata alam di Kulon Progo yang bisa Anda kunjungi:

Baca juga: Roasted Garlic Chicken untuk Natal, Chef Hotel Ungkap Trik Daging Juicy dan Tak Pahit

1. Waduk Sermo

Kegiatan berkeliling dengan kapal mesin sambil menikmti panorama merupakan andalan destinasi Waduk Sermo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Kegiatan berkeliling dengan kapal mesin sambil menikmti panorama merupakan andalan destinasi Waduk Sermo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dilansir dari Kompas.com (4/12/2022), Waduk Sermo jadi tempat wisata menarik karena lokasinya berada di tengah hamparan pegunungan sisi selatan Perbukitan Menoreh.

Selain itu, Waduk Sermo juga cukup luas, yakni sekitar 152 hektar, sehingga wisatawan bisa menjelajah waduk ini dengan naik perahu.

Lokasi Waduk Sermo tepatnya berada di Desa Hargowilis, Kepanewon atau Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

Jarak dari Kota Yogyakarta menuju Waduk Sermo adalah sekitar 34 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 1 jam.

Terdapat pula beberapa tempat wisata di tepian Waduk Sermo, seperti Taman Bambu Air. Wisatawan harus membayar lagi untuk masuk ke beberapa tempat wisata itu.

Ini harga tiket masuk Waduk Sermo per Desember 2025:

  • Tiket masuk wisata harian: sekitar Rp 5.000 – Rp 6.000 per orang.
  • Parkir sepeda motor: sekitar Rp 2.000.
  • Parkir mobil: sekitar Rp 3.000 – Rp 5.000. 
  • Parkir bus besar: sekitar Rp 10.000. 

Biaya aktivitas tambahan:

  • Foto di gardu pandang sekitar Rp 10.000/orang.
  • Wisata keliling waduk sekitar Rp 6.000/orang.
  • Sewa perahu wisata sekitar Rp 30.000/per perahu.

Baca juga: Tips Membuat Christmas Cake Antigagal, Siapkan Sehari Sebelum Natal

2. Bukit Ngisis

Bukit Ngisis Nglinggo, Yogyakartainstagram.com/puncak9.bukitngisis Bukit Ngisis Nglinggo, Yogyakarta
Dilansir dari Kompas.com (18/2/2022), Bukit Ngisis adalah salah satu titik wisata di dekat Kebun Teh Nglinggo, Kulon Progo.

Bukit Ngisis sebenarnya masih ada dalam satu kompleks Kebun Teh Nglinggo. Lokasinya ada di sisi utara kebun teh.

Dari Bukit Ngisis, wisatawan bisa menyaksikan keindahan panorama alam dari ketinggian. Bahkan, wisatawan juga bisa menyaksikan sunrise dari bukit ini.

Apabila ingin bermalam, wisatawan bisa memilih beberapa paket camping yang bisa dipilih di Bukit Ngisis.

Harga tiket masuk ke titik wisata ini sekitar Rp 5.000 per orang. Namun harga tiket bisa berubah di musim liburan seperti saat ini, tergantung kebijakan setempat.

3. Pantai Glagah

Panorama baru di komplek destinasi wisata Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Panorama baru di komplek destinasi wisata Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jika rindu suasana laut, Anda bisa langsung menuju Pantai Glagah.

Dicukil dari pemberitaan Kompas.com (8/12/2025), Pantai Glagah kini memiliki andalan baru. Yaitu spot wisata anyar di antara kawasan Pantai Congot dan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

Lokasinya berada di area proyek pembangunan pengaman pantai yang dibiayai SBSN Tahun Anggaran 2025.

Titik itu adalah bagian dari proyek penahan abrasi yang berada di tengah-tengah antara Pantai Glagah di sisi timur dan Pantai Congot di sisi barat.

Penahan abrasi itu berupa deretan batu gunung berukuran raksasa yang tak beraturan, yang disusun memanjang ratusan meter dari barat ke timur.

Pada ujung kiri dan kanan tampak susunan beton berbentuk empat kaki berukuran besar, serupa dengan beton pemecah ombak yang menjorok ke laut di Pantai Glagah.

Warung-warung menyediakan meja serta kursi kayu, menambah kesan sebagai ruang duduk alami. Sementara di belakang deretan batu, tampak cemara udang yang baru ditanam sebagai bagian dari upaya penghijauan.

Baca juga: Sejarah Christmas Cake, Kue Natal Klasik ala Pedesaan Inggris

4. Bukit Pulepayung

Bukit Wisata Pulepayung di Kulon Progo, Yogyakarta.dok. Bukit Wisata Pulepayung Bukit Wisata Pulepayung di Kulon Progo, Yogyakarta.
Bukit Wisata Pulepayung berada di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, tepatnya berada di tengah hamparan perbukitan Kabupaten Kulon Progo.

Oleh karena itu, pemandangan dari ketinggian begitu menawan.

Dari bukit ini, wisatawan bisa melihat hamparan hijaunya perbukitan dan Waduk Sermo dari ketinggian.

Pulepayung juga punya beberapa wahana, seperti spot selfie, wisata kopi nusantara, wisata ramah anak, dan wisata adrenalin, dilansir dari Kompas.com (2/10/2020).

Untuk menuju ke sana, wisatawan perlu menempuh perjalanan melalui jalan utama Yogyakarta-Wates.

Sesampainya di perempatan Ngelo, belok kanan di Jalan Sentolo-Brosot. Ikuti jalan sampai pertigaan, belok kanan ke arah Clereng.

Ikuti jalan yang nantinya juga akan melewati obyek wisata Kalibiru. Terus lurus dari Kalibiru untuk sampai di Pulepayung.

Dilansir dari laman resmi Kabupaten Kulon Progo, harga tiket masuk dasar ke Pulepayung sekitar Rp 10.000 – Rp 20.000 per orang, tergantung kebijakan harian atau musim libur.

Baca juga: Wilayah yang Terdampak Cuaca Ekstrem 23-25 Desember 2025 akibat Seruakan Dingin

5. Kalibiru

Pemandangan dari kawasan wisata alam Kalibiru Kulon Progo.dok.dinpar.kulonprogokab.go.id Pemandangan dari kawasan wisata alam Kalibiru Kulon Progo.
Dilansir dari Kompas.com (6/7/2023), wisata alam Kalibiru terletak di Dusun Kalibiru, Kelurahan Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Objek wisata alam Kalibiru menawarkan keindahan pemandangan alam dari ketinggian. Selain itu, Kalibiru juga memiliki wahana permainan yang dapat dinikmati pengunjung, seperti flying fox, trekking, outbound, dan beberapa permainan lainnya.

Kalibiru adalah harmonisasi antara hutan yang hijau dan hamparan perbukitan Menoreh yang membentang, dan berada di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Pengunjung juga dapat melihat pemandangan dari gardu pandang yang disediakan oleh pengelola. Terdapat beberapa gardu pandang berbentuk rumah pohon dan menara pandang yang dapat digunakan untuk menikmati pemandangan dari ketinggian.

Sebagai fasilitas pendukung tersedia homestay dengan kapasitas sekitar 10 hingga 15 orang.

Harga tiket masuk ke Kalibiru sebesar Rp 10.000 per orang. Namun, harga ini bisa berubah di musim libur sesuai kebijakan setempat.

Nah, itulah 5 destinasi wisata alam di Kulon Progo yang bisa Anda coba di periode Nataru ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau