Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Kucing Suka Memijat 'Membuat Biskuit'? Ternyata Ini Arti di Balik Perilaku Uniknya

Kompas.com, 5 Januari 2026, 12:15 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com – Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia. Namun, di balik tingkahnya yang menggemaskan, banyak pemilik yang belum menyadari betapa uniknya spesies ini.

Mulai dari kemampuan merasakan aroma melalui organ tambahan hingga fakta bahwa mengeong adalah cara komunikasi yang khusus dikembangkan kucing hanya untuk manusia.

Melansir laman Cville Cat Care, para profesional perawat kucing mulai dari cat sitter hingga groomer membagikan berbagai fakta menarik terkait perilaku dan isyarat komunikasi anabul (anak bulu) ini.

Berikut adalah deretan fakta unik mengenai cara kucing berkomunikasi yang perlu Anda ketahui:

Baca juga: 12 Aroma yang Paling Dibenci Kucing, Pemilik Harus Tahu

Rahasia di Balik Ekor dan Kedipan Mata

Salah satu cara termudah memahami perasaan kucing adalah melalui gerakan tubuhnya. Menurut para pakar, setiap gerakan memiliki makna yang mendalam.

"Kedipan mata yang lambat adalah 'ciuman kucing'. Gerakan ini menunjukkan rasa puas dan kepercayaan," demikian penjelasan Wilde, salah satu pakar dalam laporan tersebut.

Selain mata, ekor juga menjadi indikator suasana hati yang sangat akurat:

  • Bentuk Tanda Tanya: Jika ekor kucing melengkung seperti tanda tanya, itu artinya mereka sedang mengajak Anda bermain.
  • Ekor Bergetar: Jika kucing mendekat dengan ekor tegak dan sedikit bergetar, itu menandakan mereka sangat senang bertemu Anda.
  • Kibasan Ekor: Berbeda dengan anjing yang mengibas ekor karena senang, pada kucing, kibasan ekor adalah peringatan bahwa mereka mulai merasa terganggu.
  • Ekor Melingkar: Saat kucing melingkarkan ekornya ke tubuh Anda atau hewan lain, itu adalah simbol persahabatan yang hangat.

Baca juga: 6 Penyebab Kucing Terus Menatap Pemiliknya

Vokalisasi yang Luar Biasa

Tahukah Anda bahwa kucing memiliki kosakata yang unik untuk setiap pemiliknya? Kucing memiliki hingga 100 vokalisasi yang berbeda, jauh melampaui anjing yang hanya memiliki sekitar 10 suara.

Fakta menarik lainnya adalah mengenai suara "meong". Secara alami, kucing mengembangkan perilaku mengeong secara eksklusif hanya untuk berkomunikasi dengan manusia, bukan dengan sesama kucing dewasa.

Selain mengeong, suara desisan (hissing) sering kali disalahpahami. Wilde menekankan bahwa mendesis bersifat defensif, bukan agresif.

"Itu adalah ekspresi rasa takut, stres, atau ketidaknyamanan dari kucing yang merasa terancam, seolah berkata 'menjauhlah'," ungkap Wilde. Bahkan dalam perkelahian, kucing yang mendesis biasanya adalah pihak yang lebih rentan.

Baca juga: Sempat Dianggap Punah, Kucing Kepala Datar Muncul Lagi di Thailand Setelah 30 Tahun

Arti Perilaku Unik: 'Membuat Biskuit' hingga Menempelkan Bokong

Pemilik kucing pasti sering melihat anabul mereka melakukan gerakan seperti memijat atau sering disebut "making biscuits".

Perilaku ini sebenarnya berasal dari masa kecil mereka saat menyusu pada induknya untuk merangsang keluarnya susu, dan terbawa hingga dewasa sebagai tanda kebahagiaan.

Berikut beberapa perilaku unik lainnya:

  • Menunjukkan Perut: Saat kucing berguling dan memperlihatkan perutnya, itu adalah tanda kepercayaan tertinggi, namun bukan berarti mereka selalu ingin diusap perutnya.
  • Menempelkan Wajah: Kucing memiliki kelenjar aroma di wajah dan tubuhnya. Saat mereka menggosokkan wajah ke Anda, mereka sebenarnya sedang menandai Anda sebagai wilayah kekuasaan mereka.
  • Menyodorkan Bokong: Meski terkesan aneh bagi manusia, saat kucing mengarahkan bagian belakang tubuhnya ke wajah Anda, itu adalah gestur persahabatan yang tulus.
  • Menguap: Terkadang kucing menguap untuk mengakhiri konfrontasi dengan hewan lain

Baca juga: 7 Hal yang Paling Dibenci Kucing Peliharaan, Jangan Disepelekan

Fungsi Kumis dan Kontak Mata

Kumis kucing juga berfungsi sebagai detektor suasana hati. Saat takut, kucing akan menarik kumisnya ke belakang. Sebaliknya, saat sedang dalam mode berburu, kumis akan diarahkan ke depan.

Penting bagi pemilik untuk tidak melakukan kontak mata langsung secara terus-menerus. Bagi kucing, kontak mata langsung dianggap sebagai ancaman atau tantangan.

Dengan memahami isyarat-isyarat ini, hubungan antara pemilik dan kucing peliharaan diharapkan dapat terjalin lebih erat dan harmonis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau