Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tadinya Cuma Mau Lihat Pagar, Warga NTT Ini Malah Diajak Masuk dan Foto Bareng Jokowi

Kompas.com, 25 Maret 2026, 17:15 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com – Keinginan kuat Khatrine Aring (52), warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk bertemu dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), berbuah manis. Niat awal yang hanya ingin melihat kediaman Jokowi dari balik pagar, justru berakhir dengan momen langka bertemu langsung dan berfoto bersama.

Peristiwa ini terjadi di kediaman pribadi Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (24/3/2026).

Baca juga: Momen Hangat Prabowo Sambut Jokowi di Istana: Maaf Lahir Batin Pak

Perjalanan 1.500 Kilometer yang Terbayar Lunas

Khatrine menempuh perjalanan udara yang cukup panjang dari Kupang ke Solo. Secara geografis, jarak kedua kota ini berkisar antara 1.300 hingga 1.500 kilometer. Penerbangan dari Bandara El Tari Kupang menuju Bandara Adi Soemarmo Solo biasanya memakan waktu 6 hingga 10 jam termasuk waktu transit.

Rasa lelah perjalanan jauh tersebut seketika sirna saat Khatrine diperkenankan masuk ke area rumah mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Saya warga NTT ke Kota Solo memang ingin bertemu Pak Joko Widodo. Ternyata beliau sangat mencintai warga NTT," ujar Khatrine dengan nada haru, Selasa.

Ia mengaku tidak menyangka aspirasinya sebagai pengagum berat bisa terwujud secara nyata.
"Saya diperkenankan foto berdua bersama Pak Joko Widodo. Saya tidak menyangka bisa bertemu dengan sosok yang luar biasa," tambahnya.

Baca juga: Sore Ini, Prabowo Akan Halalbihalal Idul Fitri dengan SBY dan Jokowi di Istana

Menunggu Sejak Siang Hari

Bagi Khatrine, bisa melihat fisik bangunan rumah Jokowi sebenarnya sudah cukup memberikan kebahagiaan. Ia diketahui sudah bersiaga di depan kediaman Jokowi sejak pukul 12.00 WIB.

"Saya dari NTT langsung ke Solo, sebetulnya hanya melihat pagarnya saja saya sudah senang. Tapi Tuhan mengabulkan, saya bisa bertemu langsung dengan Pak Joko Widodo," ungkapnya.

Kebahagiaan Khatrine semakin lengkap setelah Jokowi memberikan informasi bahwa ia berencana melakukan kunjungan kerja atau sowan ke NTT dalam waktu dekat.

"Tadi Pak Jokowi mengatakan pekan depan akan ke NTT. Saya hari ini mungkin satu-satunya warga NTT yang datang ke sini," tuturnya.

Antusiasme Warga di Momen Lebaran 2026

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa sore sekitar pukul 15.30 WIB, suasana di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, tampak dipadati masyarakat. Momentum libur Lebaran 2026 dimanfaatkan warga dari berbagai daerah untuk berkunjung ke rumah Jokowi.

Selain warga NTT, terpantau pula pengunjung asal Sumatera Utara bernama Imanuel (18). Remaja ini mengaku datang secara spontan karena rasa penasarannya terhadap sosok Jokowi.

Baca juga: Jokowi Shalat Idul Fitri di Masjid Jami Al-Bina GBK Jakarta

"Penasaran ingin ketemu Pak Jokowi. Tidak menyangka ternyata seramai ini, sesuai pemberitaan. Saya ikut-ikutan saja," kata Imanuel yang mengaku sudah tiba di lokasi sejak pukul 11.00 WIB setelah berkeliling Kota Solo.

Informasi yang dihimpun, Jokowi dijadwalkan menggelar open house Lebaran pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB setelah tiba dari luar kota. Kehadiran tokoh nasional ini diprediksi akan terus menarik minat masyarakat untuk memadati kawasan Sumber hingga malam hari.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Momen Tak Terlupakan Warga NTT di Solo : Cuma Mau Lihat dari Luar, Berakhir Foto Bareng Jokowi

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau