Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kecelakaan Maut Bus vs Truk di Andhra Pradesh India, 14 Orang Tewas Terbakar

Kompas.com, 26 Maret 2026, 16:15 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com – Tragedi memilukan terjadi di wilayah Markapuram, Andhra Pradesh, India, pada Kamis (26/3/2026) pagi. Sebuah bus swasta yang mengangkut puluhan penumpang terlibat tabrakan hebat dengan truk pengangkut kerikil hingga mengakibatkan belasan orang kehilangan nyawa.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 14 orang dinyatakan tewas dan 23 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden maut tersebut.

Baca juga: Jerman Getol Impor Pekerja dari India, Imbas Kekurangan Tenaga Kerja

Kronologi Kejadian dan Bus Terbakar

Kecelakaan ini bermula saat bus swasta yang membawa lebih dari 37 penumpang tengah dalam perjalanan dari Jagityal, Telangana, menuju Kaligiri di Distrik Nellore.

Nahas, saat melintasi wilayah Markapuram, bus tersebut bertabrakan dengan truk bermuatan kerikil. Benturan keras tersebut diduga memicu percikan api yang dengan cepat menyulut bahan bakar kendaraan.

Sesaat setelah tabrakan, api langsung melalap hebat seluruh badan bus dalam waktu singkat. Kondisi ini membuat sejumlah penumpang terjebak di dalam kabin dan tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

Baca juga: Nasib Apes Penumpang Air India, Terbang 9 Jam Malah Balik ke Bandara Asal

Evakuasi Korban dan Keterangan Polisi

Tim penyelamat dibantu warga setempat segera bergerak ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban dari bangkai bus yang hangus terbakar. Para korban luka, termasuk pengemudi truk, langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Kepolisian Markapuram, V Harshavardhan Raju, mengonfirmasi bahwa saat ini pihak berwenang masih melakukan pendataan dan identifikasi terhadap para korban.

"Sebanyak 23 korban luka telah dibawa ke rumah sakit. Kami masih mengumpulkan detail lengkap terkait insiden ini," ujar V Harshavardhan Raju, Kamis (26/3/2026).

Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, apakah disebabkan oleh kelalaian manusia (human error), kondisi teknis kendaraan, atau faktor infrastruktur jalan.

Tragedi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Ketua Menteri Andhra Pradesh, N Chandrababu Naidu, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

Baca juga: Turun Tangan Langsung, PM Modi Hubungi Presiden Iran Demi Selamatkan 20 Kapal India

Naidu menginstruksikan jajarannya untuk memberikan penanganan medis terbaik bagi para korban luka yang tengah dirawat.

Selain itu, ia memerintahkan investigasi menyeluruh guna menyusun laporan resmi dan mengevaluasi langkah pencegahan agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bus Tabrak Truk dan Terbakar di India, 14 Tewas dan 23 Orang Terluka

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau