Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satu Korban Kecelakaan Odong-odong Mojokerto Masih di RSUD Sumberglagah, Akan Jalani Operasi

Kompas.com, 29 Maret 2026, 20:30 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Satu korban kecelakaan odong-odong di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, masih dirawat di RSUD Sumberglagah, Pacet, dan akan menjalani operasi patah tulang.

Seperti diketahui, kendaraan modifikasi yang mengangkut 21 penumpang itu terguling di Jalan Raya Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, pada Sabtu (28/3/2026).

Menurut keterangan Polres Mojokerto, odong-odong diduga Overload sehingga tidak kuat saat melintasi jalan tanjakan. Sehingga, kendaraan mundur tak terkendali hingga terguling dan menabrak tiang listrik.

Akibat dari kecelakaan ini, satu penumpang meninggal dunia. Sementara 20 orang lainnya, termasuk sopir, mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis di RSUD Sumberglagah, Puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya.

Baca juga: Odong-odong Terguling di Mojokerto, 1 Orang Tewas dan 20 Luka-luka

Satu Korban Masih Dirawat di RSUD Sumberglagah, Alami Patah Tulang

Dokter Jaga IGD RSUD Sumberglagah, M Atiq Kurniawan mengatakan, pihaknya menerima 11 pasien korban kecelakaan odong-odong. Di mana terdapat satu orang dalam kondisi meninggal dunia.

"Sepuluh pasien dengan luka yang bervariasi, sebagian besar di kepala seperti cedera ringan dan anggota gerak seperti tangan dan kaki, lecet dan patah tulang. Ada yang dirawat luka, usai dilakukan observasi selama 2 jam kondisinya sudah membaik maka rawat jalan," ujarnya saat ditemui di RSUD Sumberglagah, Pacet, Minggu (29/3/2027), dikutip dari TribunJatim.

Baca juga: Dilema Odong-odong Bermotor di Jatinegara, Antara Hiburan Murah dan Risiko Keselamatan

Menurut Atiq, sembilan korban di antaranya telah mendapat perawatan medis dan diperbolehkan pulang dengan status rawat jalan.

Semantara itu, satu pasien perempuan saat ini masih terbaring lemah di ruang perawatan.

Korban mengalami luka patah tulang Clavikula atau tulang selangka (Kanan), patah pergelangan tangan kiri, dan luka robek yang menyebabkan cedera kepala ringan.

Korban Akan Jalani Operasi Patah Tulang Senin

Saat ini, kondisi pasien relatif stabil. Namun masih dalam observasi dokter spesialis bedah dan dokter spesialis tulang.

Baca juga: Modal Rp 2 Juta, Odong-odong Bermotor Jadi Tumpuan Penghasilan Warga di Jatinegara

Rencananya, pasien akan menjalani operasi patah tulang pada Senin (30/3/2026) sembari menunggu kondisinya stabil.

"Operasi patah tulang, di bagian Carvikula dan pergelangan tangan. Kondisinya memang masih dalam observasi, dari pengamatan 24 jam masih stabil," beber Atiq.

Jenazah Korban Meninggal Telah Diserahkan ke Keluarga

Terkait satu korban meninggal dunia, Atiq menyebut jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diduga mengalami cedera kepala berat sehingga meninggal seketika di lokasi kejadian.

"Korban tidak mengalami luka lain, kecuali pendarahan dalam kepala. Tidak ada luka robek di kepala. Penyebab kematian tidak dapat diketahui pasti tanpa dilakukan autopsi, namun dugaan penyebab meninggal karena cedera kepala berat," tukasnya.

Baca juga: Odong-odong Terjun ke Jurang di Kerinci, 2 Tewas dan 17 Luka

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Yogie Pratama, menambahkan, peristiwa kecelakaan odong-odong ini mengakibatkan satu perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban meninggal informasi terlempar dari kendaraan, ada sungai kecil di samping TKP (Tempat kejadian perkara). Korban terlempar sehingga meninggal di tempat," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Update Terkini Korban Kecelakaan Odong-odong di Mojokerto, Ada yang Masih Terbaring Lemah"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau