Penulis
KOMPAS.com - Kebakaran hebat melanda Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (26/3/2026) dini hari.
Api muncul sekitar pukul 04.15 WITA dan langsung meluas ke sejumlah bangunan di area pasar.
Saksi mata melihat api pertama kali muncul dari area tengah blok sayuran saat aktivitas pasar sudah ramai.
Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melahap kios-kios di sekitarnya sebelum merembet ke bangunan lain.
Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Kios Material di Bandung, 14 Bangunan Terdampak, Pemilik Masih Mudik
Situasi semakin mencekam ketika terdengar ledakan dari area sumber api. Ledakan tersebut diduga berasal dari bahan mudah terbakar, termasuk bensin yang dijual di sekitar lokasi.
Selain itu, dua unit sepeda motor juga dilaporkan ikut meledak dan memperparah kondisi di lapangan.
"Jam satu saja di sini sudah penuh aktivitas. Tiba-tiba api muncul dari tengah sekitar jam 04.00, kami semua langsung lari menyelamatkan diri," ungkap Arjuna, dikutip dari Tribun Kaltim, Kamis (26/3/2026).
"Ada ledakan karena di situ ada penjual barang campuran yang juga menjual bensin. Ditambah lagi ada dua unit motor yang ikut meledak. Itu yang membuat orang-orang panik dan berhamburan," tambahnya.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Prabumulih: 3 Orang Tewas, Penyebab Masih Diselidiki
Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Mereka mengerahkan sedikitnya enam posko, puluhan armada, dan personel gabungan untuk memadamkan api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH mengungkap, petugas menghadapi kendala di lapangan.
Struktur kios yang padat dan akses jalan yang sempit menyulitkan petugas menjangkau titik api di bagian dalam.
"Akses ke dalam kios sangat sempit, sehingga menyulitkan manuver petugas dan relawan untuk masuk dan memadamkan api secara maksimal," papar Hendra, dikutip dari Tribun Kaltim, Kamis.
Selain itu, keributan warga juga sempat mengganggu proses pemadaman.
"Kami sangat menyayangkan adanya keributan di lokasi. Seharusnya masyarakat memberikan ruang agar petugas bisa bekerja maksimal," tegas Hendra.
Baca juga: Kebakaran Hutan di Riau Meluas, Petugas Temukan Harimau Sumatera di Lokasi Pemadaman
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api setelah berjibaku selama hampir dua jam.
Mereka kemudian melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul.
Kebakaran ini tidak menimbulkan laporan korban jiwa, tetapi menyebabkan kerugian material yang besar. Hingga kini, petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat terjadi keadaan darurat agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Duka Pedagang Pasar Segiri, Kebakaran Hanguskan Lapak dan Sumber Penghasilan.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Kebakaran Pasar Segiri Samarinda Hanguskan 44 Bangunan, Pemadaman Terkendala Keributan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang