Penulis
"Kalau memang tidak layak, mau tak mau harus dirobohkan. Karena itu akan mengganggu keamanan," ujarnya.
Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko lanjutan yang dapat membahayakan pedagang maupun pengunjung pasar.
Bagi pedagang seperti Arjuna, kondisi ini menambah ketidakpastian. Namun, mereka tetap berharap proses penataan bisa segera selesai agar aktivitas jual beli kembali berjalan.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) dini hari tersebut berdampak luas.
Sedikitnya puluhan ruko dan ratusan kios terbakar, dengan total sekitar 56 pedagang terdampak.
Kini, para pedagang hanya berharap proses pemulihan bisa berjalan cepat agar mereka kembali mendapatkan penghasilan.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Omset Rp10 Juta per Hari Lenyap, Pedagang Pasar Segiri Samarinda Minta Percepat Lapak Sementara.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Cegah Inflasi, Pemkot Samarinda Targetkan Pembersihan Puing Kebakaran Pasar Segiri Rampung 2 Hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang