Penulis
KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan Jogjakarta Outer Ring Road (JORR) sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Saat ini rancangan proyek jalan lingkar tersebut telah selesai disusun dan direncanakan mulai dikerjakan dalam beberapa tahun mendatang.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi DIY Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DIY Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Adi Nugroho Jati menjelaskan bahwa pembangunan JORR dimaksudkan untuk mengalihkan sebagian arus kendaraan agar tidak terkonsentrasi di jalur utama dalam kota.
"JORR ini kita buat untuk mengurangi kepadatan di dalam kota. Jadi kita membuat semacam sudetan agar kendaraan tidak semuanya masuk ke jalur yang padat,” ujar Adi dikutip pada Senin (16/3/2026).
Ia menerangkan, proyek JORR direncanakan terbagi menjadi dua segmen, yakni bagian utara dan bagian selatan. Namun pada tahap awal, pembangunan akan diprioritaskan di jalur selatan.
Baca juga: Lewat Tol Baru, Klaten-Yogyakarta Cuma 20 Menit
"JORR ini ada sisi utara dan sisi selatan. Kami fokuskan pembangunan di sisi selatan dulu, karena di sisi utara saat ini sudah ada jalan existing yang nantinya hanya perlu perbaikan alinemen maupun sudetan," katanya.
Adi mengungkapkan bahwa desain proyek tersebut telah rampung setelah melalui proses perencanaan selama kurang lebih tiga bulan.
Adapun tahap konstruksi masih menunggu jadwal pelaksanaan sesuai dengan rencana strategis pemerintah.
"Kami sudah menyiapkan desainnya, sekitar tiga bulan sudah siap. Untuk konstruksinya masih menunggu pelaksanaan, sesuai jadwal Renstra kemungkinan antara 2028 sampai 2029 akan kita kerjakan,” ujarnya.
Selain berfungsi mengurai kepadatan lalu lintas, jalan lingkar tersebut juga dirancang terhubung dengan akses jalan tol baru.
Salah satunya melalui exit toll (pintu tol keluar) yang direncanakan berada di kawasan Banyurejo pada proyek Jalan Tol Jogja–Bawen.
Adi mengatakan bahwa keberadaan JORR nantinya akan menjadi jalur penting untuk mendukung akses dari jalan tol tersebut.
Baca juga: 7 Kota di Indonesia yang Dibangun Belanda dari Nol
“JORR ini nantinya juga akan terhubung dengan exit toll Banyurejo di ruas Tol Jogja–Bawen. Ini penting untuk mendukung akses dari jalan tol tersebut,” katanya.
Wacana pembangunan Jogjakarta Outer Ring Road sebenarnya sudah ada sejak lama. Pada 2018, rencana ini bahkan sempat mengemuka.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pembangunan Jogjakarta Outer Ring Road untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Yogyakarta.