Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Yuk Kenali Perbedaan Ubin dan Keramik

Kompas.com, 16 Maret 2026, 06:04 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Saat memilih material lantai atau dinding rumah, banyak orang sering bingung membedakan ubin dan keramik. Sekilas keduanya tampak serupa karena sama-sama digunakan sebagai pelapis lantai maupun dinding.

Padahal, ubin dan keramik memiliki perbedaan yang cukup jelas, mulai dari bahan baku, karakter permukaan, hingga area penggunaan yang disarankan.

Mengetahui perbedaan keduanya penting agar Anda dapat memilih material yang tepat sesuai kebutuhan ruangan di rumah.

Perbedaan ubin dan keramik

Berikut penjelasan mengenai perbedaan ubin dan keramik dirangkum dari beberapa informasi perusahaan produsen keramik dan ubin:

Baca juga: Ahli Konstruksi Bocorkan Tips Pasang Keramik di Lantai Dasar

1. Bahan baku

Perbedaan utama antara ubin dan keramik terletak pada bahan baku yang digunakan.

Ubin dibuat dari tanah liat yang dicampur dengan pasir halus serta feldspar, kemudian dibakar tanpa lapisan glasur. Proses ini menghasilkan material yang padat dan kuat.

Ubin juga memiliki versi bahan baku campuran semen yang dipress yang dikenal dengan tegel.

Sementara itu, keramik dibuat dari tanah liat yang lebih halus dan dilapisi cairan glasur. Lapisan glasur ini berfungsi menutup pori-pori yang muncul setelah proses pembakaran.

2. Permukaan

Beda ubin dan keramik lainnya yakni dari segi tampilan dan tekstur.

Permukaan ubin cenderung lebih kasar, berpori, dan tidak mengilap. Namun, beberapa jenis ubin modern memiliki permukaan yang lebih halus atau polished.

Di sisi lain, keramik memiliki permukaan yang lebih halus dan estetis. Keramik juga tersedia dalam berbagai jenis tekstur, seperti glossy, matte, embossed, hingga bertekstur kasar mirip ubin.

Baca juga: Tak Boleh Asal, Ahli Konstruksi Beberkan Tips Pasang Keramik di Lantai Tingkat

3. Penggunaan

Perbedaan ubin dan keramik lainnya terletak pada lokasi pemasangan yang ideal.

Ubin lebih cocok digunakan di area luar ruangan atau tempat yang sering terkena air dan perubahan suhu ekstrem. Misalnya lantai kamar mandi, dapur, teras, balkon, pinggir kolam renang, hingga taman.

Selain itu, ubin juga cukup kuat untuk area dengan lalu lintas tinggi karena kepadatannya yang tinggi.

Sebaliknya, keramik lebih sering digunakan di interior rumah modern, seperti lantai kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu, ruang makan, hingga ruang kerja. Area tersebut umumnya memiliki tingkat kelembapan yang lebih stabil.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau