Seperti diketahui, mereka sebelumnya menjadi korban penipuan kerja di Kamboja. Mulanya dijanjikan bekerja di restoran dengan gaji besar, namun faktanya dipekerjakan sebagai agen judi dan penipuan online.
Dari 15 WNI yang terjebak di Kamboja, satu orang di antaranya sudah pulang secara mandiri. Sementara sisanya 14 orang dipulangkan oleh Pemprov Sumsel.
Gubernu Sumsel Akan Beri Modal Usaha
Setelah berhasil memulangkan para pemuda tersebut, Herman Deru merasa pemerintah daerah (Pemda) perlu hadir memberikan solusi agar mereka bisa kembali mencari nafkah.
“Saya tantang kalian untuk membuka usaha. Saya yang modali. Ini ada 15 orang, coba dibagi menjadi tiga kelompok usaha," kata Deru saat menerima kepulangan para WNI di Auditorium Graha Bina Praja, Palembang, Senin (30/3/2026), dikutip dari TribunSumsel.
Dengan begitu, ia meyakini mereka bisa menjadi contoh bagi pemuda lain di Sumsel bahwa berkerja tidak perlu pergi jauh ke luar negeri, tapi juga di daerah asal.
Deru lantas meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumsel untuk memberikan pelatihan sesuai keahlian yang dimiliki para pemuda tersebut.
Menurutnya, peluang kerja di Sumsel masih terbuka selama ada kemauan untuk berusaha.
“Dari kejadian ini kita harus mengambil hikmah. Sebenarnya kita bisa berkreasi di sini, tidak perlu jauh-jauh ke Kamboja. Bisa usaha kuliner, bengkel, atau usaha lainnya,” tuturnya.
Salah satu pemuda yang telah dipulangkan, Varel mengaku bersyukur dapat kembali ke Palembang bersama rekan-rekannya.
“Terima kasih, Pak Gubernur, dan semua pihak yang telah membantu kepulangan kami. Kalau saya nantinya ingin buka usaha bengkel las,” ucapnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul "Gubernur Sumsel Sebut Akan Bantu Modal Usaha 15 Pemuda asal Palembang yang Dipulangkan dari Kamboja"
https://www.kompas.com/sumatera-selatan/read/2026/03/31/113000888/gubernur-sumsel-tantang-15-pemuda-korban-penipuan-di-kamboja