BOGOR, KOMPAS.com - Kawasan wisata Nirmala di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kini menjadi primadona baru masyarakat dalam momen libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Wisawatan berbondong-bondong datang untuk merasakan akses jalan yang mulus dengan pemandangan indah perbukitan kebun teh Nirmala.
Sebelumnya, akses menuju kawasan wisata di kaki Taman Nasional Gunung Halimun Salak itu dikenal sangat sulit dilalui.
Kondisi jalan yang berbatu dan berlumpur saat hujan membuat wilayah tersebut terkesan terisolasi selama puluhan tahun.
Baca juga: Sejak Zaman Penjajahan Tak Pernah Tersentuh, Jalan Nirmala Nanggung Akhirnya Dibangun Pemkab Bogor
Kini, wajahnya berubah total menjadi jalan mulus yang nyaman dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat setelah diperbaiki Pemkab Bogor.
Perubahan tersebut berdampak langsung terhadap meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
Pada momen libur Idul Fitri 1447 H, arus kendaraan menuju kawasan Nirmala terpantau padat. Bahkan, suasananya disebut-sebut mulai menyerupai kawasan Puncak saat akhir pekan.
Pembangunan Jalan Nirmala menjadi salah satu proyek strategis yang membuka akses antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Salah satu wisatawan, Dhani Swara, mengatakan bahwa kondisi jalan menuju Malasari kini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Ini saya masih nginep di Kampung Citalahab-nya. Tanggapannya jauh lebih baik, jalannya sudah mulus, hanya beberapa meter saja yg belum di beton ke Kampung Citalahab-nya," kata Dhani kepada Kompas.com, Rabu (25/3/2026).
Ia mengaku, pernah menjelajahi Malasari beberapa tahun lalu sebelum adanya pembangunan jalan. Ketika itu kondisi jalan sangat rusak karena bebatuan.
Baca juga: Puas Liburan, Kembali ke Realita: Pekerja Mengejar Waktu di Stasiun Bogor
"Parah banget (kondisi dulu), mulai masuk desanya aja jalannya jelek, apalagi pas masuk ke perkebunan teh Nirmala, itu bebatuan berkilo-kilo pokoknya sampai ke perbatasan Sukabumi itu bebatuan. Saya sudah dari 2018 sering ke sini," ungkapnya.
Kini, wajah Malasari pun berubah setelah mendapat sentuhan pembangunan infrastruktur jalan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Tak hanya untuk wisatawan, warga sekitar juga terdampak dengan perputaran ekonomi yang mulai tumbuh.
"Sekarang sudah mulus beton, walupun sedikit lagi belum dibeton ke Kampung Citalahab, tapi katanya sudah direncakan tahun ini bakal dilanjut lagi. Jelas seneng banget, warga sini pun merasakan dampak yang luar biasa," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang