INDRAMAYU, KOMPAS.com - Setidaknya masih butuh anggaran sebesar kurang lebih Rp 600 miliar untuk memperbaiki jalan rusak kabupaten di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Indramayu, Maulana Malik, mengungkapkan, saat ini kondisi jalan kabupaten yang sudah mulus baru menyentuh angka 88 persen.
Artinya, masih ada sisa 12 persen jalan rusak lagi yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
"Memang kalau untuk 100 persen jalan kabupaten mulus itu butuh anggaran sekitar Rp 600 miliar lagi," ungkap Maulana saat meninjau jalan rusak di Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Senin (30/3/2026).
Baca juga: Respons Protes Wisata Off Road Gratis, Pemkab Indramayu Siapkan Rp 3,5 Miliar Cor Jalan Rusak
Meski begitu, Maulana memastikan perbaikan jalan yang rusak terus dikebut secara bertahap.
Khusus di tahun 2026 ini, Dinas PUPR telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Indramayu.
Dari anggaran tersebut, diproyeksikan sekitar 20 kilometer jalan rusak bisa diperbaiki pada tahun ini sehingga dapat mendongkrak status jalan kabupaten yang mulus naik sekitar 2 persen.
"Hanya saja untuk diketahui juga anggaran Rp 250 miliar ini kami masih terbagi, bukan jalan semua, sebagian ada juga untuk irigasi," tuturnya.
Di sisi lain, Maulana tak menampik ada sejumlah kendala yang dihadapi Pemkab Indramayu, salah satunya adalah soal kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah.
Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tetap berada di urutan teratas skala prioritas APBD Indramayu 2026.
Baca juga: Warga Gadingan Indramayu Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak: Wisata Off Road Gratis
"Sisa jalan yang masih rusak ini akan terus kami kebut. Meski ada efisiensi, perbaikan infrastruktur tetap kami prioritaskan," ucap Maulana.
Salah satu titik jalan rusak yang masuk rencana perbaikan tahun ini adalah Jalan Desa Gadingan di Kecamatan Sliyeg.
Khusus untuk jalan ini, Pemkab Indramayu telah mengalokasikan dana Rp 3,5 miliar untuk memperbaiki jalan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 5 meter.
"Perbaikan insya Allah bulan April tahun ini, perbaikannya dengan cara dicor," jelasnya.
Petugas Dinas PUPR Indramayu saat melakukan pengukuran jalan rusak yang akan diperbaiki di Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Senin (30/3/2026)Lebih lanjut, Maulana turut meminta dukungan dari masyarakat dalam upaya perbaikan infrastruktur yang bakal dilakukan pemerintah daerah.
Ia mengimbau warga untuk berkoordinasi dengan pemerintah jika mendapati jalan rusak di lingkungannya.
Sembari menunggu perbaikan permanen, pemerintah berjanji akan melakukan penanganan darurat terlebih dahulu.
"Kami juga mohon kerja samanya juga dari masyarakat agar bisa bekerja sama-sama. Walau belum mulus, minimalnya bisa nyaman dilintasi," ucap Maulana.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang