SURABAYA, KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ritme keuangan masyarakat berubah. Jika pada awal tahun banyak orang berbondong-bondong membeli emas sebagai investasi, kini sebagian warga justru memanfaatkan emas yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Situasi ini terlihat di Pegadaian Cabang Dinoyotangsi Surabaya, Jawa Timur. Pemimpin cabang, Deddy Dharmawan mengatakan minat masyarakat untuk membeli emas saat ini tidak setinggi beberapa bulan lalu.
“Kalau dibandingkan dengan Januari dan Februari, peminat investasi emas memang sedikit berkurang. Di awal tahun itu bisa dibilang sedang berada di puncaknya,” ujar Deddy kepada jurnalis termasuk KOMPAS.com.
Menurutnya, fluktuasi harga emas membuat sebagian masyarakat memilih menunggu sebelum memutuskan membeli.
Fenomena yang terjadi juga cukup unik. Ketika harga emas naik, banyak orang justru berbondong-bondong membeli karena takut harga akan terus meningkat. Namun saat harga turun, minat membeli tidak serta-merta meningkat.
“Masyarakat masih khawatir harga emasnya akan turun lagi. Jadi mereka memilih menunggu sampai benar-benar yakin,” imbuhnya.
Baca juga: Harga Emas Tak Meledak di Tengah Konflik Iran, Apa Penyebabnya?
Selain faktor harga, perubahan perilaku masyarakat juga dipengaruhi kebutuhan menjelang Lebaran. Banyak orang mengalihkan dana investasi untuk kebutuhan konsumtif keluarga.
Mulai dari membeli pakaian baru, menyiapkan makanan khas Lebaran, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Kondisi tersebut membuat tren gadai di Pegadaian justru meningkat. Khususnya di Cabang Dinoyotangsi ini, aktivitas gadai naik sekitar 10 persen dibandingkan bulan biasa.
“Tren gadai semakin ramai. Salah satunya untuk membayar THR dan juga kebutuhan Lebaran,” kata Deddy Dharmawan.
Dimana untuk itu taksiran gadai emas 24 karat berada di kisaran Rp2,5 juta per gram, sementara emas perhiasan sekitar Rp 2,37 juta per gram.
Baca juga: BUMI Targetkan Tambang Tembaga dan Emas Wolfram Beroperasi Tahun Ini
Pegadaian Cabang Dinoyotangsi yang siap melayani nasabah jelang Hari Raya Idul Fitri, Jumat (13/3/2026) siang.Barang yang paling sering digadaikan tetap emas, terutama perhiasan. Karena mudah dicairkan ketika masyarakat membutuhkan dana cepat.
Selain emas, beberapa nasabah juga menggadaikan mobil, barang elektronik hingga barang mewah tetapi jumlahnya tidak sebanyak emas.
“Masih didominasi perempuan, dari ibu rumah tangga, pekerja sampai sosialita,” sambungnya.
Baca juga: Tambang Emas Pani Mulai Produksi, Merdeka Gold Resources (EMAS) Bidik Laba 2026
Seperti diketahui saat ini harga emas di tabungan emas Pegadaian berada di kisaran Rp3 juta per gram. Dalam beberapa hari terakhir tercatat naik sekitar Rp15.000.