Namun menurut Deddy, arah pergerakan harga emas masih sulit diprediksi karena sangat dipengaruhi kondisi pasar global.
“Kalau emas dunia naik dan kurs dollar juga naik atau rupiah melemah, biasanya harga emas ikut terdongkrak,” ujar Deddy Dharmawan.
Meski minat membeli emas sedikit menurun, nilai pembiayaan di Pegadaian tetap mengalami pertumbuhan.
Seperti diketahui hingga 10 Maret 2026, nilai outstanding gadai di Pegadaian Cabang Dinoyotangsi Surabaya sendiri telah mencapai sekitar Rp517 miliar.
“Tahun ini kami ditargetkan sekitar Rp652 miliar,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang