Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Granat Berusia Seabad Buatan Inggris Sisa Perang Dunia Diledakkan Polisi di Bangka-Belitung

Kompas.com, 11 Desember 2025, 19:44 WIB
Heru Dahnur ,
Novita Rahmawati

Tim Redaksi

BANGKA, KOMPAS.com - Kepolisian meledakkan granat yang ditemukan di Pantai Limbung, Kelurahan Tanjung, Bangka Barat, Bangka Belitung pada Rabu (10/12/2025).  

Granat ini merupakan buatan Inggris dan telah berusia seabad. Sehingga saat granat ini ditemukan, terlihat berkarat.  

Meski telah berusia seabad, saat tim Gegana Brimobda Polda Bangka Belitung telah meledakkan granat ini, suaranya pun terdengar cukup keras. 

"Peledakan terkendali (explosive ordnance disposal) sebagai langkah pemusnahan resmi terhadap benda mencurigakan," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha pada awak media, Kamis (11/12/2025).

Baca juga: Dikira Bom, Koper Tak Bertuan di Bali Ternyata Isinya Mainan, Gegana Turun Tangan

Pradana menjelaskan, dari hasil identifikasi setelah disposal, benda tersebut dipastikan granat tangan jenis nanas yang diduga sisa peninggalan perang dunia.

"Ini salah satu peninggalan sejarah, sementara diperkirakan produksi Britania Inggris tahun 1920," ujar Pradana.

Granat yang ditemukan di Pantai Bangka Barat diamankan polisi, Rabu (9/12/2025).Dok. Polres Bangka Barat. Granat yang ditemukan di Pantai Bangka Barat diamankan polisi, Rabu (9/12/2025).

Dia menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan di Lapangan Tembak Polres demi keselamatan masyarakat dan personel kepolisian.

"Meski granat tersebut merupakan peninggalan sejarah, daya ledaknya terbukti masih aktif dan cukup kuat," ujar Pradana.

Pemusnahan dilakukan dengan mengaktifkan pemicu ledakan yang kemudian menimbulkan dentuman keras.

Baca juga: Gegana Jaga Ketat Pintu Keluar Cikande, Kendaraan Wajib Lolos Tes Radiasi CS-137

Getaran ledakan terasa di sekeliling lapangan tembak, sementara percikan serpihan granat melesat di area yang telah diamankan.

Prosedur pengamanan ketat memastikan seluruh personel tetap aman selama kegiatan.

Seluruh serpihan hasil peledakan kemudian dikumpulkan dan diamankan ke Mako Sat Brimob Polda Babel untuk pemeriksaan lanjutan sesuai SOP penanganan bahan peledak.

Baca juga: Warga Solo Temukan Granat Saat Pilah Rongsokan, Tim Gegana Turun Tangan

"Kami memastikan potensi ancaman dari granat bersejarah telah sepenuhnya dihilangkan, dan situasi di wilayah Tanjung tetap aman terkendali," pungkas dia.

Sebagai informasi, sebelumnya seorang nelayan bernama Syamsuri menemukan granat yang tersamarkan oleh sampah di Pantai Limbung, Kelurahan Tanjung, Bangka Barat, Bangka Belitung. 

Temuan ini kemudian dilaporkan pada Bhabinkamtibmas Tanjung dan diamankan oleh Tim Gegana. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Remaja ODGJ di Jember Dipasung Keluarga, Sempat Mengamuk dan Cekik Ibunya
Remaja ODGJ di Jember Dipasung Keluarga, Sempat Mengamuk dan Cekik Ibunya
Regional
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lereng Gunung Muria Pati, Identitas Masih Misterius
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lereng Gunung Muria Pati, Identitas Masih Misterius
Regional
Fakta Pria di Kebumen Diduga Cabuli Belasan Anak di Bawah Umur
Fakta Pria di Kebumen Diduga Cabuli Belasan Anak di Bawah Umur
Regional
Aset BUMD Jateng Tembus Rp 118 Triliun, Ahmad Luthfi: Tidak Untung, Tidak Usah Jadi BUMD!
Aset BUMD Jateng Tembus Rp 118 Triliun, Ahmad Luthfi: Tidak Untung, Tidak Usah Jadi BUMD!
Regional
Gugur di Lebanon, Sosok Sertu Ichwan di Mata Eks Atasan: Prajurit Loyal dan Disiplin
Gugur di Lebanon, Sosok Sertu Ichwan di Mata Eks Atasan: Prajurit Loyal dan Disiplin
Regional
Pemprov Maluku Segera Terapkan WFH, Gubernur: Konsekuensi Kondisi Global
Pemprov Maluku Segera Terapkan WFH, Gubernur: Konsekuensi Kondisi Global
Regional
Eks Dirut BUMD Serang Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Transaksi 'Kickback' di Parkiran Mal
Eks Dirut BUMD Serang Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Transaksi 'Kickback' di Parkiran Mal
Regional
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Regional
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat 'Tagging'
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat "Tagging"
Regional
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Granat Berusia Seabad Buatan Inggris Sisa Perang Dunia Diledakkan Polisi di Bangka-Belitung
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat