PEKANBARU, KOMPAS.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau meminta kasus dugaan pelecehan terhadap seorang siswi di salah satu SMA negeri di Pekanbaru diusut hingga tuntas.
Kasus ini mencuat setelah adanya laporan bahwa seorang guru Bahasa Indonesia berinisial AS diduga melecehkan muridnya.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengaku terkejut setelah melihat video yang beredar terkait dugaan peristiwa tersebut.
"Saya tak habis pikir seorang guru melakukan pelecehan pada siswinya sendiri," ujar Erisman saat diwawancarai wartawan di Pekanbaru, Jumat (6/3/2026).
Baca juga: Undip Bentuk Satgas Dalami Dugaan Pelecehan Seksual oleh Mahasiswa Korban Pengeroyokan
Erisman menegaskan, pelaku harus diproses secara hukum dan diberikan sanksi tegas karena perbuatannya mencoreng dunia pendidikan di Riau.
"Saya minta ini diselesaikan sesuai undang-undang yang berlaku ya. Kami minta kepala sekolah lapor ke Disdik secepatnya serta tembuskan ke Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk sanksi dan lainnya," kata Erisman.
Selain itu, Disdik Riau juga berencana menurunkan tim untuk memberikan pendampingan kepada korban.
Menurut Erisman, korban sempat mengalami trauma hingga tidak mau bersekolah.
"Kita akan turunkan tim untuk memberikan pendampingan ke korban. Prinsipnya kita selesaikan," jelasnya.
Baca juga: Penyebab Mahasiswa Undip Dikeroyok Puluhan Rekannya, Sangkal Lakukan Pelecehan
Sebelumnya diberitakan, seorang siswi kelas XI SMA negeri di Kota Pekanbaru berinisial PI (17) mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh gurunya sendiri.
Dalam pengaduannya kepada Cipta Gerakan Masyarakat (Germas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Riau, korban menyebut pelaku merupakan guru Bahasa Indonesia berinisial AS.
Wakil Ketua Umum Cipta Germas PPA Riau, Rika Parlina, mengatakan pihaknya menerima laporan dari korban dan keluarganya yang meminta pendampingan.
Menurut Rika, dugaan pelecehan itu terjadi saat kegiatan sekolah di wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis.
Saat itu korban sedang beristirahat di dalam mobil karena kelelahan dan tertidur seorang diri. AS kemudian masuk ke mobil dan diduga melakukan pelecehan.
Pelaku juga merekam video saat melakukan perbuatan tersebut.