PADANG, KOMPAS.com — Pengelola Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, memprediksi akan terjadi lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026.
Masa angkutan Lebaran di bandara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026.
General Manager InJourney Airports Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, mengatakan puncak arus kedatangan diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran.
Baca juga: Catat Jadwalnya, Festival Mudik Balon Udara Wonosobo 2026 Digelar di 8 Desa
“Perkiraan terpadat pada H-3 Lebaran mencapai sekitar 12.000 penumpang dalam satu hari. Dari jumlah itu sekitar 8.000 orang diperkirakan merupakan penumpang yang datang ke Sumatera Barat,” ujar Dony, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik tahun ini tidak terlepas dari dampak bencana alam yang melanda Sumatera Barat pada akhir tahun lalu.
Kondisi tersebut membuat sebagian perantau menunda kepulangan mereka ke kampung halaman sehingga diperkirakan akan memicu peningkatan jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini.
Baca juga: Pemprov Kalteng Siapkan 535 Kursi untuk Mudik Gratis Lebaran, Tersedia 6 Rute, Berikut Cara Daftar
Selain itu, karakteristik pemudik asal Sumatera Barat juga dinilai memengaruhi pola arus balik Lebaran.
Dony menjelaskan, banyak perantau Minangkabau yang bekerja sebagai pedagang sehingga waktu kembali ke perantauan cenderung lebih fleksibel dibandingkan pekerja formal.
“Arus balik kemungkinan berlangsung lebih lama karena sebagian besar perantau kita adalah pedagang,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai telah mengajukan penambahan jadwal penerbangan.
Baca juga: Cegah Macet Saat Mudik, Penumpang di Bandara Minangkabau Didorong Pakai E-Money
Maskapai Citilink dan Garuda Indonesia dilaporkan telah mengajukan extra flight. Sementara itu, Lion Air hingga kini belum mengajukan tambahan penerbangan meskipun tingkat keterisian kursi dari luar daerah dilaporkan mulai penuh.
Di sisi lain, pihak bandara juga mencatat adanya perubahan pada layanan penerbangan internasional.
Penerbangan langsung charter dari BIM menuju Jeddah untuk jamaah umrah dihentikan sementara pada 3 hingga 18 Maret 2026 menyusul perkembangan situasi geopolitik dan konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: Jelang Arus Mudik 2026, Pemkab Bangkalan Petakan Titik Rawan Kemacetan
Meski demikian, akses evakuasi bagi jamaah dari Arab Saudi menuju BIM masih dibuka pada 5 hingga 8 Maret 2026.
Sebagai langkah pelayanan selama periode mudik, manajemen bandara juga akan mengoperasikan posko terpadu untuk mempermudah koordinasi antarinstansi sekaligus menyediakan pembaruan informasi bagi penumpang dan awak media selama masa angkutan Lebaran berlangsung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang